Hendropriyono Ingatkan Bahaya Political Assassination

Senin, 11 November 2019 - 09:32:48 WIB

Hendropriyono.

JAKARTA--(KIBLATRIAU.COM)-- Mantan Kepala BIN, AM Hendropriyono, menyikapi peristiwa penyerangan terhadap Wiranto beberapa waktu lalu. Hendropriyono menilai penyerangan terhadap Wiranto adalah political assassination. Hendropriyono menerangkan bahwa political assassination tersebut tak berhasil. Meskipun demikian, Hendropriyono mewanti-wanti agar peristiwa serupa tak lagi terjadi ke depannya."Jangan menganiaya tentara, jangan membunuh secara politik, seperti apa yang terjadi terhadap Wiranto, itu adalah political Assassination, cuma tidak berhasil. Kalau ini terjadi sebetulnya merupakan suatu hal yang menyedihkan dan berbahaya," ujar Hendropriyono, Ahad (10/11) malam.Hendropriyono mengingatkan, penganiayaan terhadap sesama manusia merupakan suatu hal yang tak dibenarkan. Terlebih manusia yang dianiaya ini adalah anggota TNI.

"Kita sudah mengalami peristiwa ketika 7 Pahlawan Revolusi dibunuh. Kemudian tentara tidak terima, PKI dikejar habis-habisan. Begitupun ini bukan tidak mungkin," tegas Hendropriyono.Hendropriyono mengingatkan agar peristiwa serupa tak lagi terjadi. Menurut Hendropriyono, pelaku penyerangan justru menggali lubang kuburnya sendiri jika menganiaya prajurit TNI."Kalau terjadi penganiayaan terhadap prajurit seperti itu, mati tidak mati, saya khawatir si pelaku ini menggali lubang kuburnya sendiri. Karena itu, sebagai orang tua saya ingin ingatkan jangan terjadi lagi," pungkas Hendropriyono.(Net/Hen)