Minta kepada Pengurus Masjid Tingkatkan Keamanan dan Pengawalan

FPI Pekanbaru Siap Kawal Keselamatan Ulama dalam Berdakwah

Ketua Badan Anti Teror (BAT) Front Pembela Islam (FPI) Kota Pekanbaru M Nur Fajril SH

Laporan Hendri Zainuddin

Pekanbaru

   FRONT PEMBELA ISLAM (FPI) Kota Pekanbaru sangat mengecam dan mengutuk keras pelaku penyerangan terhadap pendakwah Syeikh Ali Jabber. Guna mengantisipasi dan mencegah kejadian serupa terulang lagi, maka Front Pembela Islam meminta kepada seluruh pengurus masjid dan bagi penyelengara takbliq akbar supaya lebih meningkatkan keamanan dan pengawalan terhadap ulama.  Ketua DPW Front Pembela Islam (FPI) Kota Pekanbaru M Husni Thamrin melalui Ketua Badan Anti Teror (BAT) Front Pembela Islam (FPI) Kota Pekanbaru M Nur Fajril SH menjelaskan, bahwa pihaknya (FPI) Kota Pekanbaru mengingatkan kepada seluruh pengurus jika akan melakukan penyelengaraan dakwah atau tabliq akbar supaya
lebih meningkatkan kewaspadaan dan keselamatan bagi ulama. 

''Maka dari FPI siap membantu untuk mengawal dalam memberikan kelancaran acara pengajian atau tabliq akbar. Oleh sebab itu, jika ada pengajian di masjid kami siap untuk ikut terlibat dalam pengamanan terhadap ulama. Dan dalam keterlibatan ini, FPI tidak meminta biaya alias gratis. Ini kami lakukan untuk menjaga keselamatan ulama dalam menyampaikan syiar agama islam,'' ungkap Fajril SH kepada Kiblatriau.com, Selasa (15/9/2020). Dijelaskan Fajil, bahwa kekerasan yang menimpa Syeikh Ali Jabber maupun para ulama beberapa waktu lalu harus menjadi perhatian khusus bagi aparat penegak hukum. Sebab, keamanan dan keselamatan para ulama harus menjadi fokus aparat penegak hukum, mengingat kemuliaan para ulama sebagai pewaris ajaran Nabi SAW. 

''Sesungguhnya ulama adalah pewaris para nabi. Dan sungguh mereka hanya mewariskan ilmu maka barangsiapa mengambil warisan tersebut ia telah mengambil bagian yang banyak. Semoga Allah SWT melindungi para ulama dan bangsa Indonesia dari segala kejahatan dan kemungkaran, '' harap Fajril. Sebagaimana diketahui Syeikh Ali Jaber ditikam seorang pria tidak dikenal saat dakwah di Masjid Falahudin, Tanjungkarang Barat, Bandar Lampung pada Ahad (13/9/2020) sore. Akibat kejadiantersebut Syekh Ali Jaber mengalami luka tusuk di bagian bahu kanan.***
 


Berita Lainnya...

Tulis Komentar