Ikatkan Diri dengan Balok Beton dan Rantai

Anak Jutawan Bunuh Diri Lompat ke Sungai

Police Line

INGGRIS--(KIBLATRIAU.COM)-- Anak jutawan bunuh diri dengan mengikatkan dirinya pada balok beton dan rantai kemudian melompat ke Sungai Thames, Inggris. Alexander Stern melakukan aksi mekat ini setelah sebelumnya berjuang melawan kecanduan narkoba. Melalui hasil penyelidikan diketahui Alexander dilaporkan hilang oleh keluarganya, termasuk ayahnya Ronald Stern, seorang taipan alat tulis yang memiliki salah satu koleksi Ferrari terbaik Inggris. Dia ditemukan tiga hari setelah dia menghilang pada 11 Januari lalu. Pria berusia 36 tahun itu naik taksi seharga 120 poundsterling (Rp2,3 juta) dari London ke Berkshire di Sonning dan terakhir terlihat di sebuah pub.

Penyelidik polisi menemukan ransel yang berisi barang-barang milik Alexander, namun tidak ada tanda-tanda keberadaannya. Tak lama kemudian, mayatnya ditemukan terapung di permukaan air 1,3 mil di hilir dan terlihat oleh seorang pengayuh kano pada 4 April tahun lalu. Penyelidikan mengungkapkan Alexander telah bertemu dengan saudara perempuannya Emily Stern pada 9 Januari untuk makan malam. Lalu esok paginya dia menarik duit sebesar 20.000 poundsterling (Rp379 juta) dari cashpoint.

Dia pun memesan kamar di Crowne Plaza Hotel di Battersea untuk menginap selama tiga malam. Lalu pergi ke Sonning dan terlihat di pub Bull Inn pada malam tanggal 11 Januari. Dia berada di pub ini selama satu jam kemudian pergi.Petugas koroner mengatakan pemeriksaan post mortem pada mayatnya yang sudah membusuk secara menyeluruh menyimpulkan penyebab kematiannya tidak diketahui. Dokumen identitas termasuk paspor dan SIM Eropa ditemukan di saku mantelnya.(Net/Hen)
 


Berita Lainnya...

Tulis Komentar