Pihak PLN Kurang Pengawasan dan Kurang Peduli kepada Keluarga Korban

Pemuda Desa Padang Sawah Tewas Tersengat Listrik

Jenazah Ali Muhammad Muda (16) saat disemayamkan di rumah duka

Laporan Doni Piliang

Kampar Kiri

      MALANG tidak bisa ditolak,  untung tidak bisa diraih. Begitulah pepatah yang patut disematkan kepada seorang pemuda bernama Ali Muhammad Muda (16). Pria yang bekerja sebagai kuli kasar ini tersengat tegangan tinggi arus listrik PLN saat membersihkan pelepah pohon kelapa.  Kejadian naas itu terjadi , Rabu (18/9/2019) sekitar pukul 08.00 WIB disamping Masjid Nurul Iman , Desa Sungai Liti.Akibat kejadian itu,  warga Desa Padang Sawah  tewas dengan kondisi yang mengenaskan.

Salah sorang warga Desa Padang Sawah bernama Edi Warman sekaligus Pengurus Ranting Pemuda Pancasila Kampar Kiri mengatakan, bahwa ia sangat menyayangkan kepada pihak PLN Rayon Lipat Kain atas insiden yang menyebabkan meninggalnya anak kemenakan akibat terkena sentrum aliran listrik tersebut.

'Kami atas nama warga Desa Padang Sawah dan Desa Sungai Liti dan Pengurus PAC Pemuda Pancasila Kampar Kiri  meminta pertanggungjawaban atas kejadian ini.Karena kami menilai ini tidak terlepas dari lemahnya pengawasan dari Manager PLN Rayon Lipat Kain, " kesal Edi..

Sementara itu, Manager Rayon Lipat Kain Nanang saat dikonfirmasi Kiblatriau.com untuk menanyakan prihal kejadian tersebut yang dinilai lemah dalam melakukan pengawasan dan kurang peduli kepada keluarga korban. Namun,  saat itu,  Nanang menjawab melalui pesan Whaatsaapp . "Kami ikut bela sungkawa pak atas kejadian ini.InsyaAllah tim ikut akan ke lokasi sore ini,''Ketika ditanyakan kembali terkait apakah ada bantuan (sagu hati red) dari pihak PLN Lipat Kain atas meninggalnya pemuda karena terrsengat aliran listrik tersebut. " Ooh Insyaallah masih dikoordinasikan dengan Up3 Pekanbaru, " singkat Nanang.***

 


Berita Lainnya...

Tulis Komentar