Bupati Kampar Buka Sosialisasi Cara Kerja Penyusunan APBD Tahun Anggaran 2021

Kamis, 17 September 2020 - 20:11:52 WIB

Sekretaris Daerah Drs. Yursi Ms.i saat menyampaikan sambuatan, Kamis (17/9/2020).

BANGKINANG--(KIBLATRIAU.COM)--  Guna meningkatkan pemahaman serta kemampuan Aparatur sipil Negara (ASN) dalam mengelola keuangan daerah terhadap penyusunan APBD tahun anggaran 2021 mendatang, Pemerintah Kabupaten Kampar mengadakan sosialisasi terkait cara penyusunan sistim APBD tahun anggaran 2021.

Pada kegiatan tersebut, Bupati Kampar yang diwakili Sekretaris Daerah Drs. Yursi Ms.i dan diikuti oleh seluruh OPD serta Camat se-Kabupaten Kampar Kamis, (17/ 9/2020)

Acara yang berlangsung selama 2 hari ini, dipusatkan di Balai Bupati Kampar yang  ditaja oleh Badan Keuangan Dan aset Daerah (BPKAD) Kabupaten Kampar dan langsung mendatangkan moderator dari pusat Muhamad Valiandra SE. Kasubdit dukungan teknis Perencanaan Anggaran Daerah Kemendagri

Saat memberikan arahan Yusri mengatakan  bahwa, sesuai Peraturan Mentri dalam Negeri Nomor 70 Tahun 2019 tentang sistim Informasi Pemerintah Daerah maka hal ini harus segera dilaksanakan

" Produk hukum yang dikeluarkan oleh kementerian ini sangat penting untuk menunjang kemajuan suatu daerah nantinya. Dan khususnya mengenai sistim birokrasi pemerintahan daerah yang lebih transparan. Forum ini mengajarkan kita kembali supaya daerah harus transparan dalam kerangka membangun sistim informasi e-budgeting, e-planning melalui sistim keuangan daerah, regulasi ini juga nantinya akan membuat tata kelola pemerintah daerah jadi lebih baik" sebut Yusri.

Yusri  menghimbau dan berharap agar seluruh perwakilan OPD untuk mengikuti acara ini sampai selesai mengingat hal ini sangat penting untuk kemajuan Kabupaten Kampar kedepannya.

"Mengingat aplikasi dan sistim untuk tahun 2021 berbeda dari yang sebelumnya, saya berharap agar seluruh OPD untuk mengikuti acara ini sampai selesai nantinya. Karena suatu daerah itu akan maju dan berkembang  jika memiliki SDM yang mumpuni dan memiliki sistim yang baik,  sehingga dapat mendorong penyelenggaraan pemerintahan yang lebih berkualitas, inovatif dan cepat," tutur Yusri. (Rls/Hen)