Kenapa Allah SWT Cabut Keberkahan dan Apa Penyebabnya. Inilah Penjabaran Ustadz Oktri Sastrawan

Sabtu, 08 Mei 2021 - 09:02:20 WIB

Ustadz H Oktri Satrawan SE sampaikan tausiah di Masjid Nurul Muhsinin, Sabtu (8/5/2021)

Laporan Hendri Zainuddin


Pekanbaru

  
      MEMASUKI puasa ramadhan hari ke-26 1442 H, pengurus Masjid Nurul Muhsinin yang berada di Jalan Ikan Mas, Kelurahan Tangkerang Barat, Kecamatan Marpoyan Damai mengelar tausiah usai salat subuh. Untuk kali, ini Sabtu (8/5/2021) yang menyampaikan tausiah yakni ustadz H Oktri Sastrawan SE. Terlihat para jamaah yang datang tetap semangat dan antusias dalam menjalankan amal ibadah dengan mengharapkan keridhoan Allah SWT.  

 

Dalam ceramahnya, ustadz Oktri ada membahas poin penting penyebabnya keberkahan seorang manusia dicabut oleh Allah SWT. Dimana dapat dipastikan berkah sangat diinginkan oleh semua orang yang beriman, karenanya orang akan mendapat limpahan kebaikan dalam hidup. Berkah bukanlah cukup dan mencukupi saja, tapi esiensi berkah bertambahnya ketaatan kepada Allah SWT dalam segala keadaan baik dalam berkecukupan ataupun serba berkekurangan. 

Adapun beberapa poin yang membuat keberkahan itu dicabut antara lain, lemahnya iman kepada Allah SWT, kurang iklas dalam beramal, melakukan maksiat, durhaka kepada orangtua, kurang bersyukur dan tidak meniatkan setiap pekerjaan menyebut nama Allah SWT.''Jadi ada beberapa prihal yang serring dilakukan oleh manusia yang membuat keberkahan dicabut oleh Allah SWT. Karena Allah SWT, mengetahui semua perbuatan yang dilakukan hambanya,, Oleh sebab itu, lakukan amal-amal kebaikan untuk mencari keridhoan Allah SWT'' ujar Oktri.

Lebih jauh dikatakan Oktri, bahwa  berkah adalah bertambahnya kebaikan dan ketaqwaan pada diri seseorang. ''Jadilah orang bertakwa dengan melakukan salat, bersedekah, dan mampu memaafkan kesalahan orang lain. Untuk menambah kebaikan dalam hidup, terus melakukan tindakan nyata dengan banyak melakukan amal kebaikan-kebaikan, sehingga hidup mendapat keberkahan. Selain membantu banyak orang yang membutuhkan, hidup tentu akan lebih tenang dan mendapatkan rezeki yang berlipat ganda dari Allah SWT,'' tutur Oktri.***