PSPS Pekanbaru bakal Tampil Habis-habisan Hadapi PSIM Yogyakarta

Ahad, 16 Februari 2025 - 18:21:03 WIB

Pelatih PSPS Pekanbaru Aji Santoso

Laporan:  Rizki Kurniawan 
Pekanbaru

       NAFAS di dada berhembus kencang, membawa asa PSPS Pekanbaru dan PSIM Yogyakarta ke gerbang Liga 1. Namun, sebelum mimpi itu benar-benar terwujud, keduanya harus bertarung dalam laga terakhir babak 8 Besar Liga 2 di Stadion Mandala Krida, Yogyakarta, Senin (17/2/2025) besok.

PSIM Yogyakarta, yang kini duduk nyaman di puncak klasemen Grup X dengan 12 poin, hanya butuh hasil imbang atau tidak kalah lebih dari satu gol untuk mengunci tiket otomatis ke kasta tertinggi Liga 1 sepakbola Indonesia.

Sementara itu, PSPS Pekanbaru harus bertempur lebih keras. Tim berjuluk Askar Bertuah ini wajib menang dengan selisih minimal dua gol untuk menggeser PSIM dan memastikan tiket kemenangan. Jika gagal, mereka harus berharap pada jalur play-off.

Saat ini, PSPS Pekanbaru mengoleksi 9 poin dengan selisih gol +2, sementara PSIM unggul dengan selisih gol +5. Dua tim terbawah di grup, Persiraja Banda Aceh (6 poin) dan Deltras Sidoarjo (3 poin), sudah tidak lagi memiliki peluang.

Pelatih PSPS Pekanbaru, Aji Santoso mengatakan bahwa pertandingan melawan PSIM Yogyakarta merupakan laga yang menarik. Karena kedua tim ingin memenangkan pertandingan."Kita ingin melakukan permainan yang lebih berani untuk menyerang . Kita tahu di babak delapan besar pertama kita kalah 0-1. Tentunya kami sangat sekali ingin membalas kekalahan tersebut. Selain itu, modal kami juga bagus di dua pertandingan kami bisa menang," ungkap Aji Santoso dalam konferensi pers,Ahad (16/2/2025).

Ditambah Aji Santoso , jika ingin lolos secara otomotis tentu PSPS Pekanbaru harus bisa menang dengan skor 2-0 PSIM Yogyakarta.

"Itu bukan beban, tapi merupakan tantangan. Karena ini pemain profesional,jika diberikan target menang bukan beban. Kalau pemain diberikan target beban usah main bola.Menang laga nanti tidak mudah, karena mereka memiliki tim bagus serta main sebagai tuan rumah . Tetapi ingat dalam sepakbola semua itu bisa terjadi. Dimana, kita juga bisa menang 2-0 lawan Persiraja Banda Aceh. Semua itu bisa terjadi. Apakah kami bisa menang, bisa kalah dan seri. Semua itu bisa terjadi, tetapi saya berikan keyakinan kepada pemain supaya tampil habis -habisan untuk memenangkan laga nanti,"  ujar Aji Santoso.


Sementara itu, pemain PSPS Pekanbaru Fardan Harahap menjelaskan, bahwa pada laga esok sangat menarik sesuai apa yang disampaikan coach Aji Santoso. "Kita siap tempur dan sangat antusias untuk laga esok . Selain itu, laga nanti akan menentukan langkah PSPS Pekanbaru untuk bisa lolos ke Liga 1. Kita tentu akan bekerja keras dan memberikan permainan terbaik untuk memenangkan laga nanti," harap Fardan.

Namun, PSPS harus berjuang tanpa dua pemain asingnya, Jhon Edi Mena dan Douglas Cruz. Jhon masih menjalani hukuman akumulasi kartu, sementara Douglas belum pulih dari cedera.

Sementara itu, di kubu PSIM Yogyakarta, atmosfer optimisme membuncah. Laskar Mataram hanya perlu menjaga ritme permainan untuk memastikan tiket Liga 1 berada dalam genggaman.

Laga ini bukan sekadar pertandingan biasa. Ini adalah pertempuran hidup-mati, di mana setiap detik akan menjadi saksi siapa yang layak naik kasta. Bola pun seakan menahan napas, menunggu siapa yang akan mengukir sejarah.

Akankah PSPS mampu menaklukkan Mandala Krida dan mencuri tiket Liga 1? Atau justru PSIM yang akan tersenyum di akhir laga? Jawabannya akan terungkap di laga penuh gengsi besok.Mari berdoa untuk kemenangan PSPS Pekanbaru, sehingga asa menuju ke Liga 1 terwujud.***