Tubuh Sudah Membengkak, Pria Lajang Ditemukan Tak Bernyawa di Dalam Kamar Kos

Selasa, 23 Desember 2025 - 15:37:55 WIB

Seorang pria lajang bernama Paulo Freitas yang berumur 50 tahun, ditemukan tak bernyawa di dalam kamar kos Artomoro di sekitar Perumahan BLP Pangkalan Kerinci, Kabupaten Pelalawan, Selasa (23/12/2025) s

PELALAWAN -- (KIBLATRIAU.COM)-- Seorang pria lajang bernama Paulo Freitas yang berumur 50 tahun, ditemukan tak bernyawa di dalam kamar kos Artomoro di sekitar Perumahan BLP Pangkalan Kerinci, Kabupaten Pelalawan, Selasa (23/12/2025) sekitar pukul 06.00 WIB.


Jenazah  pensiunan karyawan salah satu perusahaan swasta di Kota Pangkalan Kerinci, asal Timor Leste itu ditemukan kondisi sudah mengeluarkan bau tak sedap dan tubuh membengkak.

Data yang dihimpun, bahwa  pertama kali, korban ditemukan oleh seorang cleaning service, Muzaroh yang sedang melakukan pembersihan kos-kosan berlantai dua tersebut. Ketika itu, ia diberitahukan oleh salah satu penghuni kamar kos lain, kalau korban tidak kunjung keluar dan hanya tidur-tiduran di dalam kamar. Karena merasa curiga, Muzaroh mencoba mengintip dari balik jendela.

Tapi alangkah kagetnya saat melihat korban, sudah terbaring dengan posisi mencuriga seperti sudah jadi mayat di atas tempat tidur.

Selanjutnya Muzaroh memberitahukan kepada pemilik kos, bahwa penghuni kamar No 14 sudah meninggal dunia. Kemudian saksi mata menghubungi pihak kepolisian melalui Call Center 110 Polres Pelalawan.

Mendapat laporan ada penemuan mayat, personil Polres Pelalawan bersama Polsek Pangkalan Kerinci, segera turun ke tempat kejadian perkara (TKP).

Sesampai di lokasi, langsung melakukan olah TKP, dan memeriksa kondisi mayat yang sudah mengeluarkan bau tak sedap, serta di sampingnya ada handphone yang masih memutar musik selama 3 hari kondisi di cas.

Kemudian kondisi mayat dalam posisi terbaring sambil memegang patung rosario dengan mata terbuka dan ditemukan obat-obatan di dalam kamar yang diperkirakan telah tewas lebih dua hari.

Selanjutnya mayat dievakuasi ke RSUD Selasih Pangkalan Kerinci.  Berdasarkan keterangan rekan korban, Aris Suseno, bahwa selama ini ia cukup aktif berkomunikasi dan tidak memiliki keluarga baik di Kampung maupun di Pangkalan Kerinci.

Kapolres Pelalawan AKBP John Louis Letedara SIK melalui Kasi Humas Iptu Thomas Bernandes Siahaan SSos membenarkan adanya penemuan mayat tersebut.

"Korban masih lajang tinggal sendiri di kos-kosan. Diduga meninggal dunia dikarenakan sakit diabetes. Kini mayatnya masih di titip di kamar mayat RSUD Selasih," singkat Kasi Humas. (Sa)