Utsman bin Affan Sahabat Nabi yang Dermawan, Biayai Perang Tabuk

Kamis, 25 Desember 2025 - 07:14:12 WIB

Ilustrasi sahabat nabi

JAKARTA--(KIBLATRIAU.COM)--  Utsman bin Affan adalah sahabat Nabi Muhammad SAW yang terkenal akan kedermawanannya. Dia juga termasuk Assabiqunal Awwalun atau orang-orang yang pertama masuk Islam.Dilansir dari buku Biografi  Utsman bin Affan yang disusun Ali Muhammad Ash Shallabi terbitan Pustaka Al Kautsar, nama lengkap Utsman adalah Utsman bin Afan bin Abu Al-Ash bin Umayyah bin Abdi Syams bin Abdi Manaf bin Qushay bin Kilab. 

Nasabnya bertemu dengan  Rasulullah pada Abdi Manaf.Utsman bin Affan lahir pada 12 Dzulhijjah 35 sebelum Hijriah. Ibu Utsman bernama Arwa binti Kuraiz bin Rabiah bin Habib bin Abd Syams bin Abdi Manaf bin Qushay dan ayahnya Affan bin Abi Al-Ash.Setelah memeluk  
Islam, Utsman bin Affan banyak menyumbang harta dan kekayaannya. Bahkan, dia membiayai Perang Tabuk.

Kala itu, umat Islam mengalami kendala keuangan karena paceklik. Rasulullah SAW bersabda,"Barangsiapa yang mendanai pasukan 'Usrah, maka surga untuknya."Utsman bin Affan mendengar hal itu dan beliau menyumbangkan hartanya. Tak tanggung- tanggung, sumbangannya mencakup 300 ekor unta, 50 ekor kuda, dan uang yang berjumlah 1000 dinar.Melihat kedermawanan Utsman, Rasulullah SAW berkata:

"Setelah hari ini, apa yang dilakukan Utsman tidak akan membuatnya menjadi melarat." (HR Tirmidzi & Ahmad).

Kedermawanan Utsman juga terbukti saat umat Islam hijrah ke Madinah. Mereka kekurangan air dan hanya satu orang yang memiliki sumur, yaitu orang Yahudi. Dia menjual air kepada masyarakat dengan harga yang tinggi sehingga membuat muslim resah.Sang nabi lantas menyeru kepada sahabat, siapa yang menyelesaikan hal ini maka dijanjikan minuman di surga. Tanpa pikir panjang, Utsman menemui pemilik sumur dan membelinya dengan harga 12.000 dirham dengan syarat kepemilikan sumur secara  bergantian. Artinya, satu hari sumur milik Utsman dan keesokannya milik orang Yahudi itu.

Setelah itu, orang Yahudi merasa rugi karena tak ada yang membeli air di sumur itu. Dia lantas menawarkan kepemilikan sumur secara keseluruhan dengan harga 8000 dirham dan Utsman menyetujui itu.Saat sumur itu sudah sepenuhnya milik Utsman bin  Affan, dia lantas mewakafkannya untuk kepentingan umat Islam. Ini membuktikan sosok Utsman yang sangat dermawan.(Net/Hen)