Kurus Pelatih Licency D Diploma PSSI Kabupaten Lingga Resmi Ditutup
Ketua Askab diwakili Wakil Ketua Supardi S.Pd. M.Pd foto bersama saat menutup pelatihan licency D,.Ahad (11/1/2026)
DABOK LINGGA-- (KIBLATRIAU.COM)-- Usai menjalani pelatihan selama kurang lebih seminggu, 27 orang peserta Kursus kepelatihan sepakbola Licency "D" Diploma Nasional di kota Dabok Kabupaten Lingga secara resmi ditutup oleh Ketua Askab diwakili Wakil Ketua Supardi S.Pd. M.Pd.Ahad (11/1/2026)
" Dari 27 orang peserta termasuk 3 orang Srikandi semuanya dapat mengikuti kegiatan pelatihan. Mulai dari teori dan praktek lapangan, ini sangat membanggakan kami dari Askab PSSI Lingga," ungkapnya kepada wartawan, Ahad (11/1/2026).
Sebelumnya saat pendaftar peserta yang akan mengikuti kursus Pelatih sepakbola Licency "D" Diploma Nasional ini, pihak Panpel tidak yakin akan tercapai kuota oleh pihak PSSI, namun hal itu terbantahkan dengan kehadiran 27 orang peserta sampai selesai tidak ada satu pun yang mundur dan ini sangat membanggakan.
" Untuk itu, yang akan menaikkan rating dan prestasi sepakbola di daerah Lingga ini, bukan saja pengurus, tapi adalah peran serta para coaches yang sekarang ini telah mengikuti kursus Pelatih Li cency "D" mempunyai peranan penting. Krena pengurus itu sebagai "a person who sits behind a desk to manage administration only", " sebutnya.
Setelah selesai kursus ini diharapkan para peserta untuk memulai berbenah dan melaksanakan kegiatan pelatihan di clubnya masing-masing dengan berbekal ilmu yang sudah didapatkan selama mengikuti kursus pelatihan.
Salah satu program kerja Askab PSSI Lingga kursus Pelatih Licency "D" sudah terlaksana. Untuk itu kedepan pihak pengurus merencanakan ada menggelar beberapa kegiatan sepakbola seperti turnamen kelompok umur maupun kompetisi senior serta menghadapi Porprov Kepri.
Turut memberikan sambutan dalam acara penutupan kursus Licency "D" Diploma tersebut DR Kartono Pramdhan CE utama. Ia mengharapkan kepada para peserta ilmunya jangan setelah dari kursus langsung hilang, segera kembangan kepada para anak didiknya di club masing-masing.
" Dan apabila di kemudian hari terdapat kendala dalam mentransfer ilmu yang telah diperoleh silahkan, mencari jalan pemecahannya melalui dirinya yang selalu terbuka untuk kemajuan sepakbola di Kabupaten Lingga khususnya dan Kepri umumnya," tuturnya .(Syamsir Suryana).