66 Guru PAUD di Kota Dumai Menuju Pembelajaran yang Lebih Bermakna dan Kreatif

Selasa, 13 Januari 2026 - 17:19:29 WIB

Foto bersama Pemko Dumai, perwakilan Tzu Chi Sinar Mas dan PT Ivo Mas Tunggal.

DUMAI--(KIBLATRIAU.COM)-- Sebanyak 66 guru dari 44 satuan pendidikan anak usia dini di Kota Dumai, Provinsi Riau mengikuti program pelatihan Pendidikan Anak Usia Dini (PAUD) yang bertujuan memperkuat kapasitas pengajaran serta meningkatkan pengalaman belajar anak-anak di ruang kelas.

Pelatihan ini diselenggarakan oleh Tzu Chi Sinar Mas, PT Ivo Mas Tunggal selaku anak usaha Sinar Mas Agribusiness and Food, serta ADM.

Program ini merupakan bagian dari inisiatif pengembangan kapasitas guru yang telah berjalan sejak Juli tahun 2025.

Mengusung tema “Mengajar dengan Hati, Kreativitas, dan Kepositifan untuk Membentuk Karakter Anak Usia Dini yang Tangguh,” para peserta mendapatkan pembekalan terkait tiga fokus area pembelajaran: disiplin positif, pembelajaran dengan memanfaatkan bahan daur ulang, serta metode pembelajaran imersif bagi guru taman kanak-kanak.

Walikota Dumai, H Paisal menekankan pentingnya kolaborasi lintas sektor dalam mendukung kesiapan belajar anak sejak usia dini. Ia menilai program ini sejalan dengan komitmen pemerintah daerah dalam meningkatkan kualitas pendidikan anak usia dini serta menyiapkan generasi masa depan.

“Pemerintah kota Dumai menyampaikan terima kasih dan apresiasi yang setinggi-tingginya kepada seluruh pihak yang terlibat. Ini merupakan bagian dari upaya bersama kita dalam mendukung tumbuh kembang anak sejak dini,” ujar Paisal, kemarin.

Sementara itu, Kepala Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Kota Dumai, Mukhlis Suzantri, memandang inisiatif ini sebagai langkah positif dalam memperkuat pendidikan anak usia dini. Ia berharap program semacam ini dapat membantu mempersiapkan anak menghadapi jenjang pendidikan selanjutnya dan ke depan dapat menjadi rujukan bagi inisiatif serupa di daerah lain.

“Kami berharap upaya ini dapat menumbuhkan kecintaan anak terhadap proses belajar seiring mereka melanjutkan pendidikan ke jenjang yang lebih tinggi, sekaligus memastikan kesiapan dasar yang dibangun sejak usia dini,” ungkapnya beberapa waktu lalu.


Salah satu peserta pelatihan, Fitriyani, Kepala TK Negeri 1 Sungai Sembilan, membagikan manfaat praktis yang ia peroleh dari kegiatan ini. Ia menyoroti pemahaman baru terkait perkembangan anak serta berbagai pendekatan untuk menciptakan lingkungan belajar yang lebih menarik dan kreatif, sesuai dengan kebutuhan anak masa kini.

“Pelatihan ini sangat bermanfaat, tidak hanya dari materi yang disampaikan. Tetapi,i juga dari berbagai perspektif dan pengalaman baru yang kami dapatkan,” pungkasnya. ***