PSPS Pekanbaru Targetkan Kemenangan hadapi Persekat Tegal di Kandang, Pemain Debutan siap Tampil
Pelatih PSPS Pekanbaru Aji Santoso saat konferensi pers, Kamis (15/1/2026)
Laporan: Rizki Kurniawan
Pekanbaru
PSPS Pekanbaru menyatakan kesiapan penuh menjelang laga menghadapi Persekat Tegal pada pertandingan lanjutan Liga 2 Pegadaian Championship 2025-2026, yang akan digelar di Stadion Kaharuddin Nasution, Jum'at (16/1/2026). Bermodalkan tambahan amunisi baru dan dukungan suporter, tim berjuluk Askar Bertuah menargetkan hasil kemenangan maksimal pada laga krusial tersebut.
Head Coach PSPS Pekanbaru, Aji Santoso, mengungkapkan bahwa mayoritas pemain rekrutan anyar telah bergabung dan mengikuti sesi latihan bersama tim. Meski beberapa pemain masih dalam tahap adaptasi fisik setelah perjalanan panjang, kondisi tim secara keseluruhan dinilai siap untuk bertanding.
“Persiapan kita cukup bagus. Hampir semua pemain debutan baru sudah datang dan ikut latihan. Ada yang baru tiba dan masih terlihat sedikit lelah, tapi secara umum mereka sudah masuk dalam tim dan siap tampil,” ujar Aji Santoso dalam sesi konferensi pers, Kamis (15/1/2026).
Aji menegaskan laga melawan Persekat Tegal memiliki arti penting, mengingat pertandingan tersebut merupakan bagian dari fase krusial putaran kedua. PSPS Pekanbaru akan melakoni dua pertandingan kandang terakhir dan berambisi mengamankan poin maksimal demi menjaga posisi di klasemen.
“Ini pertandingan putaran kedua terakhir. Dua laga kandang ini akan kami maksimalkan untuk mendapatkan poin sebanyak-banyaknya,” tegas Aji.
Dari sisi pemain, perwakilan PSPS Pekanbaru, Asir Aziz, menilai pertandingan kandang kali ini menjadi momentum penting bagi tim. Dukungan langsung dari suporter serta tambahan kekuatan dari pemain baru dinilai mampu meningkatkan motivasi dan kepercayaan diri skuad.
“Pertandingan besok sangat penting buat kami. Main di kandang, didukung suporter, apalagi malam hari, tentu menambah semangat. Dengan adanya pemain tambahan, tim kami semakin kuat,” ujar Asir.
Ia berharap PSPS Pekanbaru mampu kembali meraih kemenangan dan mengamankan tiga poin di hadapan pendukung sendiri.
Sementara itu, Aji Santoso juga mengingatkan bahwa Persekat Tegal bukanlah lawan yang mudah. Menurutnya, tim asal Jawa Tengah tersebut memiliki karakter permainan yang sulit diprediksi dan kerap tampil mengejutkan, baik saat bermain kandang maupun tandang.
“Persekat Tegal tim yang cukup sulit diprediksi. Mereka bisa kalah di kandang, tapi juga bisa menang saat tandang melawan tim kuat. Ini tentu menjadi perhatian serius bagi kami,” jelas Aji.
Meski demikian, kemenangan PSPS saat bertandang ke Tegal pada pertemuan sebelumnya menjadi modal berharga. Aji berharap hasil positif tersebut dapat kembali diulang saat bermain di Pekanbaru.
“Mudah-mudahan hasil baik saat di Tegal bisa kita ulangi disini,” tutur Aji.
Persekat Tegal siap Curi Poin
Tim Persekat Tegal menyatakan kesiapan menghadapi tuan rumah PSPS Pekanbaru pada laga lanjutan kompetisi yang akan digelar besok malamz Jum'at (16/1/2026). Dengan tambahan pemain baru pasca dibukanya jendela transfer, tim asal Jawa Tengah itu menargetkan hasil maksimal dan berambisi mencuri poin di kandang PSPS Pekanbaru.
Head Coach Persekat Tegal, Putu Gede, mengungkapkan bahwa timnya datang ke Pekanbaru dengan persiapan yang cukup baik. Sebanyak tujuh pemain baru telah bergabung dan siap dilibatkan dalam pertandingan, setelah sebelumnya terkendala proses pengesahan.
“Persiapan kami cukup baik setelah laga kandang. Kami datang ke Pekanbaru dengan tambahan pemain baru. Beberapa pemain yang sebelumnya belum bisa disahkan, kini sudah siap terlibat,” ujar Putut dalam sesi konferensi pers, Kamis (15/1/2026.

Meski demikian, Persekat Tegal dipastikan tidak tampil dengan kekuatan penuh. Satu pemain belakang harus absen karena kondisi sakit, sementara satu pemain lainnya masih dalam proses pengesahan. Namun Putu Gede menegaskan, seluruh pemain yang dibawa tetap siap memberikan performa terbaik.
“Yang datang ke sini semuanya siap bertanding dan memberikan yang terbaik,” tegas Putu Gede.
Pemain Persekat Tegal, Ricky Desa Saputro menyampaikan optimisme skuad Persekat Tegal. Ia menyebut seluruh pemain telah mempersiapkan diri dan memiliki motivasi tinggi untuk meraih poin, terutama setelah kekalahan pada pertemuan sebelumnya.
“Target kami mencuri poin di sini. Kami ingin bermain maksimal dan memberikan yang terbaik,” ujar Ricky.
Bagi Ricky, pertandingan ini juga memiliki nuansa emosional tersendiri karena dirinya pernah bermain di Pekanbaru. Meski demikian, ia menegaskan profesionalisme tetap menjadi prioritas.
“Ini mungkin pertama kali saya bermain di sini sebagai lawan. Ada rasa berbeda, tapi itu tidak jadi masalah. Dalam sepak bola, kadang kita jadi teman, kadang jadi lawan,” ujarnya.
Selain itu, Putu Gede juga mengakui kekuatan PSPS Pekanbaru yang dinilainya meningkat signifikan pada putaran kedua. Masuknya sekitar 10 pemain baru dinilai membuat kualitas PSPS semakin kuat dan layak bersaing di papan atas.
“Pemain-pemain baru PSPS kualitasnya bagus, tampaknya dari Liga 1. Secara kualitas mereka meningkat. PSPS Pekanbaru sebenarnya tidak selayaknya berada di papan bawah, apalagi musim lalu hampir lolos ke Liga 1,” jelas Putu Gede.
Ia menambahkan, meski tanpa banyak perubahan pada putaran pertama, PSPS Pekanbaru sudah mampu mengalahkan Persekat Tegal di kandang. Oleh karena itu, laga kali ini diprediksi berlangsung sulit dan membutuhkan konsentrasi penuh.
“Besok kami harus maksimal jika ingin mencuri poin. Karena kualitas PSPS Pekanbaru sekarang lebih baik lagi,” pungkas Putu Gede. ***