Laga Penentu Tiket ke-16 Besar

Rabu, 28 Januari 2026 - 09:07:16 WIB

Borussia Dortmund Vs Inter Milan

Bola.com--(KIBLATRIAU.COM)-- Borussia Dortmund dan Inter Milan bakal saling jegal pada laga kedelapan league phase Liga Champions 2025/2026. Duel krusial kedua tim akan berlangsung di Signal Iduna Park, Kamis (29/01/2026) dini hari WIB, dengan satu misi besar: lolos langsung ke-16 besar.Dortmund dan Inter datang dengan modal yang relatif seimbang. Dalam lima pertandingan terakhir di semua ajang, Die Borussen dan I Nerazzurri sama-sama mencatatkan tiga kemenangan, satu hasil imbang, dan satu kekalahan.Pada laga terakhir, Borussia Dortmund meraih kemenangan meyakinkan 3-0 atas Union Berlin di Bundeslga, sementara Inter Milan tampil eksplosif dengan menghajar Pisa 6-2 di Serie A.Namun, duel di markas Dortmund kali ini jauh lebih dari sekadar adu tren positif. Posisi klasemen league phase Liga Champions membuat pertandingan tersebut diprediksi bakal berjalan seru sejak bola digulirkan.


Saat ini, Inter menempati peringkat ke-14 klasemen league phase dengan koleksi 12 poin. Mereka hanya terpaut satu angka dari Chelsea yang berada di posisi kedelapan, atau batas akhir untuk lolos langsung ke-16 besar Liga Champions. Di sisi lain, Borussia Dortmund membuntuti di peringkat ke-16 dengan 11 poin.Artinya, kemenangan akan sangat menentukan nasib kedua tim. Tiga poin bisa membuka jalan lebar menuju 16 besar tanpa harus melalui jalur knockout play-off yang berisiko.Borussia Dortmund dan Inter Milan sudah enam kali berhadapan di kompetisi Eropa. Inter unggul secara rekor dengan tiga kemenangan, sedangkan Dortmund meraih dua kemenangan dan satu laga lainnya berakhir imbang.

Meski begitu, pertemuan terakhir justru menjadi milik Dortmund. Pada November 2019, Die Borussen menang dramatis 3-2 atas Inter, meski sempat tertinggal 0-2 pada babak pertama.Laga itu mencatatkan sejarah unik, yakni untuk pertama kalinya Dortmund mampu bangkit dan menang setelah tertinggal dua gol atau lebih pada babak pertama pada partai Liga Champions. Sebaliknya, itu juga menjadi satu-satunya momen Inter gagal menang setelah unggul dua gol saat jeda di ajang tersebut.

Bermain di kandang menjadi keuntungan besar bagi Borussia Dortmund. Dari 21 laga terakhir yang berlangsung di Signal Iduna Park pada ajang Liga Champions, mereka hanya sekali kalah (13 menang, tujuh imbang). Kekalahan tersebut pun terjadi saat takluk tipis 2-3 dari Barcelona pada Desember 2024.Di bawah asuhan Niko Kovac, Der BVB juga belum tersentuh kekalahan di Signal Iduna Park. Pelatih asal Kroasia itu mencatatkan tiga kemenangan dan tiga hasil imbang, mempertegas aura angker stadion yang dikenal dengan Yellow Wall tersebut.Menariknya, dari tiga kali menjamu Inter di kompetisi Eropa, Dortmund mencatatkan satu kemenangan, satu imbang, dan satu kekalahan. Rata-rata gol pada laga-laga itu cukup tinggi, mencapai 4,3 gol per pertandingan, indikasi duel terbuka yang berpotensi kembali terulang.

Di sisi lain, Inter Milan justru tengah dibayangi catatan kurang ideal di Liga Champions. I Nerazzurri menelan tiga kekalahan beruntun di kompetisi ini, setelah sebelumnya hanya kalah tiga kali dari 27 pertandingan (18 menang, enam imbang).Meski demikian, Inter masih punya alasan untuk percaya diri. Sepanjang sejarah keikutsertaan mereka di Piala Eropa, Inter belum pernah menelan empat kekalahan beruntun. Fakta ini bisa menjadi motivasi tambahan bagi Lautaro Martínez dkk. untuk bangkit di Dortmund.


Dengan kepentingan yang sama-sama besar, laga ini diprediksi berlangsung ketat sejak menit awal. Dortmund kemungkinan akan mengandalkan agresivitas dan tekanan tinggi khas permainan kandang mereka.Sementara itu, Inter berpotensi tampil lebih pragmatis, menunggu celah untuk menyerang balik. Faktor kandang dan konsistensi Dortmund di Signal Iduna Park memberi sedikit keunggulan bagi tuan rumah.Namun, pengalaman Inter Milan di level Eropa tak bisa diabaikan. Hasil imbang atau kemenangan tipis salah satu tim menjadi skenario paling realistis dalam duel sarat tensi ini.(Net/Hen)

 

Susunan Pemain

 

Borussia Dortmund (3-4-2-1): Gregor Kobel; Emre Can, Waldemar Anton, Nico Schlotterbeck; Julian Ryerson, Jobe Bellingham, Felix Nmecha, Ramy Bensebaini; Maximilian Beier, Karim Adeyemi; Serhou Guirassy.

Pelatih: Niko Kovac

Inter Milan (3-5-2): Yann Sommer; Manuel Akanji, Francesco Acerbi, Alessandro Bastoni; Luis Henrique, Nicolo Barella, Piotr Zielinski, Petar Sucic, Federico Dimarco; Marcus Thuram, Lautaro Martinez.

Pelatih: Cristian Chivu