Pemain Siap Tempur, PSPS Pekanbaru Optimis Curi Poin Hadapi Persiraja Banda Aceh

Jumat, 30 Januari 2026 - 23:08:40 WIB

Pelatih PSPS Pekanbaru Aji Santoso saat memberikan keterangan pers kepada wartawan ,Jum'at (30/1/2026)

Laporan:  Rizki Kurniawan 
Pekanbaru

 

    JELANG laga tandang menghadapi Persiraja Banda Aceh, pemain PSPS Pekanbaru siap tempur. Pertandingan PSPS Pekanbaru melawan Persiraja Banda Aceh dijadwalkan berlangsung  di Stadion Harapan Bangsa atau Stadion Dimurthala, Banda Aceh, Sabtu (32/1/2026). Laga lanjutan Liga 2 Pegadaian Championship 2025-2026 ini diprediksi akan berjalan ketat dengan tensi tinggi sejak awal.


Kepastian tersebut disampaikan langsung oleh pelatih PSPS Pekanbaru Aji Santoso, dalam konferensi pers pra-pertandingan bersama perwakilan pemain, Ilham Syafrie, Jum'at (30/1/2026).

Aji Santoso menjelaskan bahwa persiapan tim berjalan sesuai rencana. PSPS Pekanbaru dijadwalkan menjalani official training di lapangan pertandingan dan secara keseluruhan kondisi pemain dinilai siap untuk bertanding.

" Kita  datang ke Banda Aceh dengan kesiapan fisik dan mental yang matang untuk menghadapi laga penting tersebut. Mudah-mudahan pemain bisa bermain maksimal  dalam laga penting dan kita optimis untuk mencuri poin," ujar Aji Santoso.


Ilham Syafrie mewakili para pemain menyampaikan bahwa tim telah menjalani evaluasi dari jajaran pelatih dan seluruh pemain berada dalam kondisi siap. Ia menegaskan tekad PSPS Pekanbaru untuk memberikan penampilan terbaik serta berupaya mencuri poin di kandang Persiraja Banda Aceh.

Menurutnya, hasil positif pada pertemuan sebelumnya di Banda Aceh menjadi tambahan kepercayaan diri bagi tim.
Menanggapi rekor pertemuan PSPS dengan Persiraja, Aji Santoso mengakui bahwa timnya memiliki catatan cukup baik dalam beberapa laga terakhir.

Namun, ia menegaskan bahwa hasil masa lalu tidak bisa dijadikan jaminan untuk pertandingan kali ini. Perbedaan situasi, materi pemain, dan kondisi kompetisi membuat laga dipastikan akan berjalan sulit.

Meski demikian, PSPS Pekanbaru tetap menargetkan hasil maksimal, setidaknya membawa pulang satu poin, dan tidak menutup kemungkinan meraih kemenangan.

Aji Santoso juga mewaspadai kekuatan Persiraja Banda Aceh yang dihuni pemain-pemain berkualitas. Ia secara khusus menyoroti tiga pemain yang pernah berada di bawah asuhannya, yakni Victor-Ruddiyan, Faris, dan Sheva. Ketiganya dinilai memiliki kualitas individu yang mampu memberi ancaman, ditambah keberadaan striker Persiraja Banda Aceh yang agresif dan memiliki naluri gol tinggi.

Terkait kondisi tim, Aji Santoso memastikan seluruh pemain PSPS berada dalam kondisi bugar dan siap tempur, baik pemain lokal maupun asing. Tidak ada pemain inti yang dipastikan absen, sementara peluang memainkan beberapa pemain baru tetap terbuka sesuai kebutuhan taktikal saat pertandingan berlangsung.

Sementara itu, Ilham Syafrie mengakui atmosfer stadion di Banda Aceh dikenal ramai dan penuh tekanan. Namun pengalaman positif musim lalu, saat PSPS berhasil meraih hasil maksimal, menjadi modal penting bagi tim untuk tampil percaya diri pada laga nanti.


Persiraja Optimistis Amankan Tiga Poin


Persiraja Banda Aceh menyatakan kesiapan penuh jelang laga melawan PSPS Pekanbaru pada pertandingan penutup putaran kedua kompetisi. Duel kedua tim dijadwalkan berlangsung di Stadion Harapan Bangsa, Banda Aceh, Sabtu malam (32/1/2026) sekitarvpukul 20.30 WIB.

Hal tersebut disampaikan dalam konferensi pers pra-pertandingan yang digelar pada Jumat (30/1/2026).

Pelatih Persiraja, Wahyu AW, memastikan seluruh pemain dalam kondisi siap tempur tanpa kendala cedera maupun akumulasi kartu.

“Pemain siap semua, tidak ada yang cedera dan tidak ada yang terkena akumulasi. Termasuk Aril Gurung yang sebelumnya tidak bermain di laga tandang, sudah bisa diturunkan besok,” ujar Wahyu.

Wahyu mengakui bahwa Persiraja sempat kesulitan saat menghadapi PSPS Pekanbaru pada pertemuan musim lalu, termasuk kekalahan di putaran pertama. Namun ia menegaskan timnya kini datang dengan tekad kuat untuk membalas hasil tersebut.

“Memang di musim kemarin kami sedikit kewalahan. Tapi untuk laga besok, pemain sudah bertekad menebus kekalahan di away. Ini momen yang tepat untuk bangkit,” ujarnya.

Terkait lini serang yang sempat mengalami paceklik gol dalam dua pertandingan terakhir, Wahyu menyebut masalah utama tim terletak pada penyelesaian akhir, bukan pada skema permainan. Ia menilai striker asing Connor masih menunjukkan semangat tinggi dalam latihan.

“Dalam latihan dia sangat antusias dan ingin menebus dua laga tanpa gol. Kami tidak ingin terlalu merombak tim yang sudah kompak, kemungkinan besar tidak ada rotasi besar,” jelasnya.

Absennya Head Coach Achmad Zulkifli yang berhalangan mendampingi tim karena urusan keluarga di Malaysia disebut Wahyu tidak akan mengganggu fokus tim. Justru, kondisi tersebut menjadi motivasi tambahan bagi para pemain.

“Pasti ada sedikit pengaruh, tapi pemain sudah bertekad mempersembahkan kemenangan untuk Coach Achmad. Jadi saya rasa tidak terlalu berdampak besar,” ucapnya.

Sementara itu, perwakilan pemain Persiraja, Asgal Habib, menegaskan seluruh pemain berada dalam kondisi mental yang siap dan fokus penuh menghadapi PSPS Pekanbaru.

“Kami sangat siap dan fokus. Latihan berjalan maksimal, dan target kami jelas, ingin mengamankan tiga poin di laga ini,”  terang Asgal.

Menutup sesi konferensi pers, Wahyu AW juga mengajak masyarakat Aceh dan para pendukung Persiraja untuk memenuhi Stadion Harapan Bangsa, mengingat laga ini menjadi pertandingan kandang terakhir di putaran kedua.

“Kami berharap dukungan penuh suporter. Ini laga home terakhir, semoga dengan dukungan langsung kita bisa meraih hasil positif dan mengamankan posisi kelima untuk melangkah ke putaran ketiga,” tuturnya. ***