Ketua BUMDes Gembira Kecamatan Gaung Gelar Silaturahmi bersama Insan Pers
Ketua Badan Usaha Milik Desa (BUMDes) Gembira Kecamatan Gaung, Julianto Nugroho yang akrab disapa Iyan, menggelar kegiatan silaturahmi ramah bersama insan pers Kabupaten Indragiri Hilir (Inhil), Senin, (2/20/2026). K
INHIK--(KIBLATRIAU.COM)--Ketua Badan Usaha Milik Desa (BUMDes) Gembira Kecamatan Gaung, Julianto Nugroho yang akrab disapa Iyan, menggelar kegiatan silaturahmi ramah bersama insan pers Kabupaten Indragiri Hilir (Inhil), Senin, (2/20/2026). Kegiatan tersebut berlangsung dalam suasana akrab, terbuka dan penuh kekeluargaan.
Silaturahmi ini bertujuan untuk mempererat hubungan kemitraan antara pengelola BUMDes dengan insan pers, sekaligus menjadi ruang klarifikasi atas berbagai isu yang berkembang di tengah masyarakat terkait pengelolaan BUMDes di Kecamatan Gaung.
Dalam kesempatan tersebut, Iyan menegaskan bahwa dirinya dipercaya dan dipilih menjadi Ketua BUMDes Desa Gembira murni untuk menyukseskan BUMDes dan mendorong peningkatan perekonomian desa.
Ia menepis berbagai isu dan anggapan negatif yang beredar, serta menyebut bahwa tudingan tersebut tidak sesuai dengan fakta di lapangan.
“Saya ikut dan dipilih menjadi Ketua BUMDes Desa Gembira Kecamatan Gaung ini hanya ingin menyukseskan BUMDes. Terkait isu-isu negatif yang beredar, sebenarnya tidak seperti apa yang ada dalam dugaan itu,” ungkap Iyan.
Ia juga menegaskan bahwa dirinya tidak terlibat dalam pengelolaan keuangan sebagaimana yang kerap disangkakan. Bahkan untuk kebutuhan kecil sekalipun, ia mengaku menggunakan uang pribadi.
“Kalau soal uang, jujur saya tidak tahu, walaupun seribu rupiah pun. Karena jujur, uang ngopi saja saya pakai uang pribadi,” tegasnya.
Lebih lanjut, Iyan menjelaskan bahwa dirinya memang ditunjuk sebagai Ketua Panitia BUMDes se-Kecamatan Gaung dalam pelaksanaan kegiatan pelatihan pengelola BUMDes yang dilaksanakan di Hotel Top 5.
Penunjukan tersebut dilakukan demi kelancaran kegiatan serta peningkatan kapasitas sumber daya manusia pengelola BUMDes di desa-desa.
Dalam kegiatan pelatihan tersebut, setiap desa mengutus lima orang perwakilan, sehingga total peserta yang hadir mencapai 75 orang, yang berasal dari 15 desa se-Kecamatan Gaung.
Terkait pendanaan kegiatan, Iyan menjelaskan bahwa telah disepakati bersama seluruh desa bahwa masing-masing desa memberikan kontribusi sebesar Rp10 juta. Dana tersebut sepenuhnya diperuntukkan untuk kebutuhan operasional kegiatan, seperti biaya penginapan, konsumsi peserta, honor narasumber, serta kebutuhan pendukung lainnya selama kegiatan berlangsung.
“Peruntukan dana itu semuanya untuk operasional kegiatan, mulai dari penginapan, makan peserta, narasumber dan kebutuhan lainnya. Tidak ada untuk kepentingan pribadi,” jelasnya.
Ia menambahkan bahwa seluruh pelaksanaan kegiatan dilakukan berdasarkan kesepakatan bersama dan mengedepankan prinsip transparansi, kebersamaan, serta tanggung jawab antar BUMDes se-Kecamatan Gaung.
Selain Ketua BUMDes Gembira, kegiatan silaturahmi tersebut juga dihadiri oleh Ketua BUMDes Desa Pintasan Kecamatan Gaung, Muhammad Afrizal, yang akrab disapa Izal. Kehadiran Izal menjadi bentuk solidaritas serta sinergi antar pengelola BUMDes di wilayah Kecamatan Gaung.
Muhammad Afrizal menyampaikan bahwa silaturahmi bersama insan pers sangat penting dalam membangun komunikasi yang sehat dan terbuka antara BUMDes dan media.
“Kami berharap ke depan sinergi antara BUMDes dan insan pers dapat terus terjalin, sehingga setiap program dan kegiatan BUMDes bisa tersampaikan secara transparan dan berimbang kepada masyarakat,” ujar Izal.
Terkait program usaha BUMDes, Iyan juga memaparkan bahwa masing-masing desa memiliki fokus pengembangan usaha sesuai dengan potensi wilayahnya. Untuk Desa Pintasan, saat ini BUMDes tengah menjalankan program penanaman jagung sebagai salah satu upaya mendukung ketahanan pangan dan peningkatan pendapatan masyarakat.
“Kalau untuk kegiatan kami di Desa Pintasan, saat ini fokus pada tanam jagung,” jelas Iyan.
Sementara itu, untuk BUMDes Desa Gembira, pihaknya tengah menyusun rencana pengembangan usaha di bidang peternakan.
“Sama halnya di Desa Gembira ini, rencana kami akan mengembangkan penggemukan ayam kampung dan ayam petelur. Saat ini masih dalam proses pembuatan kandang,” ujar Iyan.
Ia berharap seluruh program usaha BUMDes yang direncanakan dapat berjalan dengan baik dan memberikan manfaat nyata bagi masyarakat desa. Menurutnya, pengembangan usaha dilakukan secara bertahap dengan memperhatikan kesiapan sarana, sumber daya manusia, serta kemampuan pengelolaan.
Sementara itu, insan pers Inhil yang hadir menyambut baik kegiatan silaturahmi tersebut dan berharap komunikasi serta kerja sama antara media dan BUMDes dapat terus ditingkatkan, khususnya dalam mendukung keterbukaan informasi publik dan pembangunan desa.
Kegiatan silaturahmi ramah ini ditutup dengan diskusi ringan serta komitmen bersama untuk menjaga hubungan harmonis antara BUMDes dan insan pers demi terwujudnya pengelolaan BUMDes yang profesional, transparan, dan berpihak pada kepentingan masyarakat.(Arianto)