Bungkam Samurai Biru 5-3, Tim Garuda Cetak Sejarah Lolos ke Final Piala Asia Futsal 2026

Jumat, 06 Februari 2026 - 04:30:10 WIB

Selebrasi Samuel Eko dalam laga Timnas Futsal Indonesia vs Jepang di semifinal Piala Asia Futsal 2026, Kamis (5/2/2026).

Bola.net--(KIBLATRIAU.COM)-- Timnas Futsal Indonesia mencetak sejarah dengan lolos ke final Piala Asia Futsal 2026 usai mengalahkan Jepang dengan skor ketat 5-3 lewat extra time dalam laga semifinal yang digelar di Indonesia Arena, Jakarta, Kamis (5/2/2026) malam WIB.

Indonesia sempat memimpin dua gol lebih dulu lewat aksi Samuel Eko di babak pertama dan Ardiansyah Nur di babak kedua. Namun, Jepang mampu bangkit dengan menyamakan skor berkat gol Takehiro Motoishi dan Kazuya Shimizu.

Indonesia mampu kembali memimpin lewat gol Firman Ardiansyah sebelum Jepang kembali menyamakan skor, kali ini lewat eksekusi penalti Kazuya Shimizu.


Memasuki babak extra time, Reza Gunawan melepas tembakan keras untuk membawa Indonesia sekali lagi memimpin. Kemudian, Dewa Rizki menambah keunggulan Garuda untuk mengunci kemenangan 5-3.

Berkat kemenangan ini, Indonesia pun berhak melaju ke final Piala Asia Futsal untuk pertama kali dalam sejarah. Di final, Indonesia akan menantang tim peringkat satu Asia, Iran pada Sabtu (7/2/2026).


Indonesia sempat memimpin dua gol lebih dulu lewat aksi Samuel Eko di babak pertama dan Ardiansyah Nur di babak kedua. Namun, Jepang mampu bangkit dengan menyamakan skor berkat gol Takehiro Motoishi dan Kazuya Shimizu.

Indonesia mampu kembali memimpin lewat gol Firman Ardiansyah sebelum Jepang kembali menyamakan skor, kali ini lewat eksekusi penalti Kazuya Shimizu.


Memasuki babak extra time, Reza Gunawan melepas tembakan keras untuk membawa Indonesia sekali lagi memimpin. Kemudian, Dewa Rizki menambah keunggulan Garuda untuk mengunci kemenangan 5-3.


Indonesia langsung menunjukkan inisiatif serangan sejak menit awal. Peluang pertama lahir lewat Israr Megantara, meski sepakan yang dilepaskannya masih belum menemui sasaran. Tekanan berlanjut beberapa saat kemudian ketika Firman Adriansyah mencoba peruntungan melalui tembakan jarak jauh, namun bola masih melenceng ke sisi kanan gawang Jepang.

Intensitas permainan terus meningkat. Pada menit kelima, Yogi Saputra nyaris membuka keunggulan setelah melepaskan tembakan keras, tetapi kiper Jepang, Hiroshi Tabuchi, masih mampu melakukan penyelamatan gemilang. Jepang tak tinggal diam dan berusaha keluar dari tekanan, membuat laga berlangsung sengit dengan tempo tinggi.

Kebuntuan akhirnya pecah pada menit ke-12. Samuel Eko mencatatkan namanya di papan skor lewat sepakan kaki kiri dari luar lingkaran yang meluncur deras ke gawang Jepang. Gol tersebut sempat ditinjau melalui VAR akibat dugaan pelanggaran terhadap Tabuchi, namun wasit Fahad Badirt tetap mengesahkan gol tersebut untuk Indonesia.

Tertinggal satu gol, Jepang meningkatkan intensitas serangan. Kiper Indonesia, Ahmad Habiebie, dipaksa bekerja keras di bawah mistar. Sejumlah peluang berbahaya berhasil digagalkan, termasuk tembakan Tomoki Yoshikawa dari jarak dekat pada menit ke-16. Kesempatan lain dari Kazuya Shimizu juga belum mampu menembus pertahanan rapat Indonesia.

Hingga peluit akhir babak pertama dibunyikan, Timnas Futsal Indonesia berhasil menjaga keunggulan 1-0 atas Jepang. Hasil sementara ini menjadi modal penting bagi Indonesia untuk menghadapi babak kedua dalam upaya mengamankan tiket ke final AFC Futsal 2026.

 

Indonesia sempat memimpin dua gol lebih dulu lewat aksi Samuel Eko di babak pertama dan Ardiansyah Nur di babak kedua. Namun, Jepang mampu bangkit dengan menyamakan skor berkat gol Takehiro Motoishi dan Kazuya Shimizu.

Indonesia mampu kembali memimpin lewat gol Firman Ardiansyah sebelum Jepang kembali menyamakan skor, kali ini lewat eksekusi penalti Kazuya Shimizu.


Memasuki babak extra time, Reza Gunawan melepas tembakan keras untuk membawa Indonesia sekali lagi memimpin. Kemudian, Dewa Rizki menambah keunggulan Garuda untuk mengunci kemenangan 5-3.

Berkat kemenangan ini, Indonesia pun berhak melaju ke final Piala Asia Futsal untuk pertama kali dalam sejarah. Di final, Indonesia akan menantang tim peringkat satu Asia, Iran pada Sabtu (7/2/2026).

 

Indonesia langsung mengambil inisiatif serangan begitu babak tambahan dimulai. Hector Souto memilih mempertahankan skema permainan yang sama, tanpa melakukan perubahan signifikan.

Pertandingan berjalan terbuka dengan intensitas tinggi. Jepang sempat mendominasi penguasaan bola di awal extra time pertama dan berupaya menekan pertahanan Indonesia. Namun, kelengahan pemain Jepang dalam menguasai bola justru menjadi titik balik bagi tim Merah Putih.

Reza Gunawan muncul sebagai pembeda pada menit ke-45. Golnya berawal dari kesalahan fatal pemain Jepang yang terlalu lama mengontrol bola di area sendiri. Reza dengan sigap merebut bola, membuka ruang tembak, lalu melepaskan sepakan kaki kanan yang tak mampu dibendung kiper Jepang. Gol tersebut membawa Indonesia kembali unggul dengan skor 4-3. Keunggulan Indonesia bertahan hingga babak pertama extra time berakhir.

Keputusan Jepang memainkan power play rupanya menjadi bumerang. Dewa Rizki mampu merebut bola dan melepas tembakan ke arah gawang yang sudah kosong. Indonesia pun unggul 5-3.

Extra time kedua menyisakan satu menit, Jepang kembali mendapat penalti karena kiper Ahmad Habibie dianggap melakukan pelanggaran. Beruntung, eksekusi penalti Shimizu melambung di atas sasaran.

Tak ada gol tambahan yang tercipta di sisa laga. Skor 5-3 pun menjadi hasil akhir laga ini. Indonesia berhak lolos ke final, sedangkan langkah Jepang harus terhenti.(Net/Hen)

Susunan Pemain

 

Indonesia

Kiper: Ahmad Habibie, Muhammad Nizar
Anchor: Rizki Xavier, Ardiansyah Nur, Rio Pangestu, Dewa Rizki
Flank: Reza Gunawan, Wendy Brian Ick, Mochammad Iqbal, Syauqi Saud, Firman Ardiansyah, Yogi Saputra
Pivot: Samuel Eko, Israr Megantara
Pelatih: Hector Souto.
Jepang

Kiper: Fabio Fiuza, Hiroshi Tabuchi
Anchor: Shunta Uchimura, Kentaro Ishida, Kaito Yamada, Ryuji Izu
Flank: Tomoki Yoshikawa, Shoto Yamanaka, Shunta Uchida, Kokoro Harada, Ryoto Kai
Pivot: Takehiro Motoishi, Kazuya Shimizu, Yusei Arai
Pelatih: Kensuke Takahashi.