Puasa Membentuk Pribadi yang Bertaqwa

Kamis, 19 Februari 2026 - 23:16:59 WIB

Ustadz Munir Syaifuddin saat menyampaikan santapan rohani ramadhan di Masjid Nurul Muhsinin, Kamis (19/2026)

PEKANBARU--(KIBLATRIAU.COM)-- Suasana pada malam kedua puasa Ramadhan 1447 H, para jamaah masih antusias  dan ramai yang datang ke masjid untuk melakukan salat isya, tarawih dan witir berjamaah di Masjid Nurul Muhsinin, Kamis (19/2/2026). Untuk malam kedua ini, ustadz yang menyampaikan santapan rohani ramadhan yakni ustadz Munir Syaifudin.Sebelum menyampaikan tausiahnya ustadz Munir Syaifudin mengucapkan puji dan syukur atas kehadirat Allah SWT,dimana masih diberikan kesehatan, keselamatan dan keberkahan. Selain itu, ustadz 
Munir Syaifudin tak lupa berkirim salam kepada Nabi Muhammad SAW. Karena dengan banyak bersalawat akan mendapatkan safaat di yaumil akhir kelak. Amin ya rabbal alamin.


Dalam ceramah singkatnya, ustadz Munir Syaifuddin.menjelaskan tentang puasa membentuk pribadi yang bertaqwa. Diterangkan ustadz Munir Syaifuddin bahwa puasa merupakan  sarana untuk menempah diri agar memiliki benteng keimanan yang kokoh dalam menjalani kehidupan, sesuai dengan tujuan akhir yang disebutkan dalam surat Al-Baqarah 183.

"Wahai orang-orang yang beriman, diwajibkan atas kamu berpuasa sebagaimana diwajibkan atas orang-orang sebelum kamu agar kamu bertakwa"

Sambung ustadz Munir Syaifuddin.
puasa muaranya adalah menjadi orang yang taqwa, orang yang taqwa itulah orang yang diharapkan Allah SWT.

Secara sederhana taqwa adalah puncak status dari seseorang di hadapan Allah SWT. Selain itu,  untuk mengangkat derajat ada di bulan Ramadhan ini. Maka dari itu, jangan sia-siakan waktu untuk beribadah dalam bulan Ramadhan ini," ujar ustadz Munir Syaifuddin.***

 

 

 

 


"