Kapolresta Pekanbaru Pimpin Apel Launching Penggunaan Tanjak dan Selempang bagi Anggota Polri bersama LAM Riau

Jumat, 20 Februari 2026 - 10:01:43 WIB

Kapolresta Pekanbaru Kombes Pol Muharman Arta SIK, MH memimpin langsung Apel Launching Penggunaan Tanjak dan Selempang bagi Anggota Polri bersama Lembaga Adat Melayu Riau (LAM), Jum'at (20/2/2026)

PEKANBARU--(KIBLATRIAU.COM)-- Kapolresta Pekanbaru Kombes Pol Muharman Arta SIK, MH memimpin langsung Apel Launching Penggunaan Tanjak dan Selempang bagi Anggota Polri bersama Lembaga Adat Melayu Riau (LAM). Kegiatan itu, dilaksanakan pada Jumat (20/02/2026) pukul 08.00 WIB di halaman depan Mapolresta Pekanbaru.

Kegiatan tersebut merupakan bentuk komitmen Polresta Pekanbaru dalam mendukung pelestarian budaya melayu sebagai kearifan lokal yang menjadi identitas masyarakat Riau.

Dalam apel tersebut, anggota Polri menggunakan PDL II dilengkapi tanjak bagi personel laki-laki (Polki), serta pakaian hitam putih berdasi dan tanjak. Sementara itu, personel Polwan menggunakan selempang sesuai ketentuan.

Turut hadir mendampingi Kapolresta Pekanbaru, Wakapolresta Pekanbaru, para Pejabat Utama (PJU) Polresta Pekanbaru serta para Kapolsek jajaran Polresta Pekanbaru.

Dalam amanatnya, Kapolresta Pekanbaru Kombes Pol Muharman Arta SIK, MH menyampaikan bahwa penggunaan tanjak dan selempang ini bukan sekadar simbol seremonial, tapi melainkan wujud nyata penghormatan terhadap budaya melayu yang sarat dengan nilai-nilai adat, etika, dan marwah. Kapolres menegaskan bahwa Polri sebagai institusi yang bertugas melindungi, mengayomi, dan melayani masyarakat harus selaras dengan nilai budaya setempat.

“Melalui kegiatan ini, kita ingin menunjukkan bahwa Polri hadir tidak hanya sebagai penegak hukum 
Akan tetapi juga sebagai bagian dari masyarakat yang menjunjung tinggi adat dan budaya melayu,” ungkap Kapolres.

Dengan dilaksanakannya launching ini, diharapkan semakin mempererat sinergi antara Polri dan Lembaga Adat Melayu Riau, serta memperkuat citra Polri yang humanis, berbudaya dan dekat dengan masyarakat.***