Sampaikan Ceramah Agama, Inilah Penjelasan Ustadz Joko Sumaryono Lc MA
Ustadz Joko Sumaryono Lc MA sampaikan ceramah agama di Masjid Nurul Muhsinin yang berada di Jalan Ikan Mas, Kelurahan Tangkerang Barat, Kecamatan Marpoyan Damai , Jumat (20/22026)
PEKANBARU--(KIBLATRIAU.COM)-- Usai sholat subuh berjamah, pengurus Masjid Nurul Muhsinin yang berada di Jalan Ikan Mas, Kelurahan Tangkerang Barat, Kecamatan Marpoyan Damai melaksanakan kajian rutin. Pada hari kedua bulan puasa ini ustadz yang menyampaikan tausiah yakni ustadz Joko Sumaryono Lc MA, Jumat (20/2/2026). Sebelum menyampaikan kajian, ustadz Joko Sumaryono Lc MA pertama-tama mengucapkan puji syukur atas kehadirat Allah SWT yang telah memberikan kesehatan, kesempatan serta keberkahan, sehingga bersama-sama untuk datang ke masjid untuk mengikuti majelis ilmu. Terlebih saat ini merupakan bulan ramadhan yang memiliki keberkahan dan bulan ampunan.Selain itu, tidak lupa ustadz Joko
Sumaryono Lc MA berkirim salawat kepada Nabi Muhammad SAW, karena dengan banyak bersalawat nantinya akan diberikan safaat dan diakui sebagai umatnya di yaumil akhir kelak. Amin ya rabbal alamin.

Pada kajain kali ini, ustadz Joko Sumaryono Lc MA membahas tentang bertaubat, Dimana kata ustadz Joko Sumaryono Lc MA makan dari taubat adalah kembali atau pulang. Para ulama mendefenisikan kata taubat itu secara istilah, kembali setelah kita jauh dari Allah SWT dan kembali mendekat kepada Allah SWT ''Maka persoalan taubat kepada kepada Allah SWT ini ada dua hal yang perlu digarisbawahi. yang pertama, ada perintah-perintah yang Allah SWT berikan kepada kita ,tetapi kita tinggalkan. Itu namanya tarkul wajib, misalnya sholat itu wajib buat kita, wajib, mungkin selama ini kita meninggalkanya. di waktu muda, waktu kita bekerja di persuahaan-perusahaan, waktu kita membuat kebun di hutan-hutan. Mungkin banyak sholat yang kita tinggalkan.
Pada masa muda dulu kita belum kenal dengan agama ini, dan kita jauh dari Allah SWT , banyak sholat-sholat wajib yang kita tinggalkan, Maka kita wajib bertaubat kepada Allah SWT dengan mengerjakan kewajiban tersebut, Karena tarkul wajib yang meninggalkan perkara wajib adalah dosa. Misalnya . pada waktu dulu sering meningalkan puasa sebagaimana yang diperintahkan oleh Allah SWT, Maka harus kita bertaubat dan kembali kepada Allah SWT. Jika tak sempuran kita melakukan yang wajib, maka saat inilah waktu kita melakukannya dan bertaubat kepada Allah SWT,''ujar ustadz Joko Sumaryono Lc MA
Dijelaskan ustadz Joko Sumaryono Lc MA yang kedua dosa -dosa kita dengan Allah SWT, adalah mengerjakan hal yang dilarang oleh Allah SWT. Ini kebalikan dari yang pertama. Karena yang pertama tadi meningalkan hal yang wajib dari Allah SWT dan yang kedua ini justru mengerjakan hal yang dilarang oleh Allah SWT dalam kehidupan kita. .
‘’Mungkin dalam episod hidup kita ini pernah melakukan hal yang dilarang oleh Allah SWT. Oleh sebab itu, dengan mmen bulan ramadhan ini, marilah kita bertaubat dan meminta ampun kepada Allah SWT. Karena yakinlah Allah SWT maha pengasih dan maha pengampun. Intinya kita harus bersunguh-sungguh untuk meninggalkan perbuatan dosa, menyesal dan bertekad untuk mendekatkan diri kepada Allah SWT, sehingga diampuni segala dosa-dosa kitam terlebih dalam bulan ramadhan ini,'' terang ustadz Joko Sumaryono Lc MA. ***