Ustadz Dr Zul Ikromi Lc MA sampaikan Ceramah Agama, Beginilah Paparan Lengkapnya

Senin, 23 Februari 2026 - 10:03:04 WIB

Ustadz Dr Zul Ikromi Lc MA saat menyampaikan ceramah agama usai sholat subuh di Masjid Nurul Muhsinin, Senin (23/2/2026)

 PEKANBARU--(KIBLATRIAU.COM)--  Memasuki hari yang kelima bulan puasa ramadhan 1447 H, tepatnya Senin (25/3/2024), ustadz yang menyampaikan tausiah usai sholat subuh berjamaah di  Masjid Nurul Muhsinin Jalan Ikan Mas, Kelurahan Tangkerang Barat, Kecamatan  Marpoyan Damai yakni ustadz Dr Zul Ikromi Lc MA. Sebelum tausiah disampaikan pertama-tama ustadz  DR Zul Ikromi LC MA mengucapkan puji syukur atas kehadirat Allah SWT yang telah memberikan kesempatan dan umur panjang dan kesehatan, sehingga dapat bersama-sama mengikuti kajian subuh ini, terutama di bulan yang mulia dan penuh keberkahan ini. Selain itu, ustadz DR Zul Ikromi LC MA juga menyampaikan salam kepada Nabi Muhammad SAW, karena dengan banyak mengucapkan  salam dan bersalawat, maka akan diberikan safaat di yaumil akhir kelak. Amin ya rabbal alamin.

Pada ceramah subuh kali ini, ustadz Dr Zul Ikromi Lc MA membahas tentang Maqhasid Ibadah. Diterangkan Maqhasid Ibadah adalah secara bahasa bermakna tujuan, maksud, atau hikmah di balik disyariatkannya ibadah. ''Intinya adalah merealisasikan kemaslahatan, kebaikan, dan kedamaian bagi manusia di dunia dan akhirat, serta menjaga lima hal pokok (agama, jiwa, akal, keturunan, harta). Ibadah bukan sekadar rutinitas formalitas.Karena tujuan kita beibadah kepada Allah SWT agar semua perbuatan amalan yang kita lakukan diterima oleh Allah SWT. Seperi kita menuanikan puasa, sholat dan amalan lainnya. Itu semua kita lakukan dengan niat dan iklas untuk mengharapkan keridoaan dari Allah SWT,'' ujar ustadz Dr Zul Ikromi Lc MA,


Dalam kesempatan ini, ustadz Dr Zul Ikromi Lc MA menjelaskan tentang rahmat. Rahmat Allah SWT secara luas dimaknai sebagai limpahan kasih sayang, kemurahan hati, kelembutan, pertolongan, dan anugerah yang tak terbatas, yang meliputi seluruh makhluk di alam semesta tanpa terkecuali. Sifat ini berakar dari nama Allah Ar-Rahman (Maha Pengasih di dunia untuk semua) dan Ar-Rahim (Maha Penyayang di akhirat khusus untuk beriman).''Adapun cara menjemput rahmat Allah SWT yakni taat kepada Allah SWT dan rasul.  Kemudian ketaatan kunci utama turunnya rahmat.

 

 Dimana, rahmat Allah SWT digambarkan sangat luas hingga mengalahkan murka-Nya, dan satu rahmat yang diturunkan di dunia sudah cukup untuk menopang seluruh kehidupan makhluk. Oleh sebab itu, di momen bulan ramadhan ini sebagai bulan kita untuk perbanyak melakukan amal ibadah. Seperti sholat wajib, shlat dhuha, qiyamul lalim sholat tarawih dan witir. Semoga pada bulan ramadhan ini, semua amal kebaikan yang kita lakukan diterima oleh Allah SWT serta semua dosa diampuni oleh Allah SWT,'' tutur ustadz Dr Zul Ikromi Lc MA. ***