Mantan Pegawai Honorer DPRD Pelalawan Meninggal Dunia saat Hendak Bermain Bola di Lapangan Mini Soccer

Ahad, 01 Maret 2026 - 18:11:38 WIB

Seorang pemain bola FC Kerinci City, Yusni Nanda (34), meninggal dunia saat akan bermain bola di lapangan mini soccer Sabtu (28/2/026).

PELALAWAN--(KIBLATRIAU.COM)-- Masyarakat tersentak geger, ketika di lapangan mini soccer Pangkalan Kerinci, Kabupaten Pelalawan kembali merenggut nyawa seorang pemain bola, Sabtu (28/2/2026) sekitar  pukul 21.20 wib.

Kali ini seorang pemain bola  FC Kerinci City, Yusni Nanda (34), meninggal dunia saat akan bermain bola di lapangan mini soccer yang terletak di Jalan Lintas Timur, Kecamatan Pangkalan Kerinci, Kabupaten Pelalawan.

Setelah sebelumnya Hanapiah ST (51) seorang Aparatur Sipil Negara (ASN) Kabupaten Pelalawan yang menjabat sebagai Kepala Bidang (Kabid) Jasa Konstruksi, Dinas PUPR, meninggal dunia saat bermain bola, di lapangan Bola Mini Soccer Pangkalan Kerinci, Kabupaten Pelalawan, Jumat (24/1/2025) silam.

Data yang diperoleh, bahwa almarhum, Yusni Nanda dari tim Kerinci City B yang akan bertanding melawan tim Pratama Jaya dalam pertandingan semifinal mini soccer Zukri Ramadhan Cup 1 tahun 2026.

Namun saat stretching atau pemanasan, di lapangan, bersama pemain Kerinci City, tiba-tiba karyawan finishing CS Paper PT RAPP itu bergegas duduk di pinggir lapangan dan langsung tumbang tak sadarkan diri, sebelum bertanding bersama Bupati Pelalawan H Zukri, SM MM yang juga satu tim dengan korban.

Melihat korban jatuh telungkup, rekan-rekan satu tim segera menolong. Tapi saat dibangunkan tidak ada respon dan sudah kaku Kemudian korban langsung dilarikan ke mobil ambulans yang stembai.

Tetapi sangat disayangkan, mobil ambulan ada tak ada petugas medis yang disiapkan di lokasi kejadian. Selanjutnya korban dilarikan ke Puskesmas Berseri Pangkalan Kerinci.

Tapi keterbatasan peralatan, korban kemudian dirujuk ke RS Amelia Medika. Namun, Allah SWT  berkehendak lain, sebelum mendapat perawatan medis lebih lanjut, dokter menyatakan sudah meninggal dunia.

Selanjutnya jenazah korban dibawa pulang ke rumah keluarganya di Jalan Pemda, Gang Beringin, Pangkalan Kerinci untuk disemayamkan. Sebelum di makamkan di pemakaman umum Pangkalan Kerinci, Ahad (1/3/2026) siang.

Sedangkan rencana pertandingan semifinal Zukri Ramadhan Cup 1 yang akan bermain empat tim yakni Kerinci City B vs Pratama Jaya, dan Moringa vs PUPR di tunda. Hingga lampu utama penerangan mini soccer langsung dimatikan.

"Korban jatuh saat pemanasan, sebelum main sama Pak Bupati. Tapi sebelumnya almarhum sudah dua malam berturut-turut, main full dari babak pertama hingga selesai. Tak ada tanda-tanda atau mengeluh sakit," ujar salah satu teman korban yang ikut menyaksikan kejadian itu, seraya minta tidak ditulis identitasnya.

Namun siapa yang menyangka, korban meninggal saat pemanasan akan main bola di mini soccer. Setelah turnamen Zukri Ramadhan Cup 1 digelar usai sholat tarawih sejak awal puasa yang diikuti belasan tim tersebut.

Sementara kabar duka menyebar di grup WhatsApp, atas meninggal nya mantan pegawai honor DPRD Pelalawan di lapangan mini soccer, saat akan bermain dengan Bupati Zukri tersebut.

Kapolres Pelalawan AKBP John Louis Letedara SIK ketika dikonfirmasi melalui Kasi Humas AKP Thomas Bernandes Siahaan SSos, membenarkan ada seorang warga meninggal dunia saat akan bermain bola di lapangan mini soccer tersebut

"Penyebab kematian korban diduga mengalami serangan jantung saat akan main bola. Setelah sempat di larikan ke rumah sakit korban dinyatakan meninggal dunia oleh dokter,," tuturnya.***