Pentingnya Niat dalam Melakukan Amal Ibadah, Inilah kata Ustadz H Ibnu Al Hafiz Lc MA

Selasa, 03 Maret 2026 - 10:16:31 WIB

Ustadz H Ibnu Al Hafiz Lc MA saat menyampaikan ceramah agama , Selasa (3/3/2026)

PEKANBARU--(KIBLATRIAU.COM)-- Pengurus Masjid Masjid Nurul Muhsinin yang berada di Jalan Ikan Mas, Kelurahan Tangkerang  Barat, Kecamatan Marpoyan Damai komitmen melaksanakan kajian rutin usai sholat subuh berjamah. Pada hari yang  ketiga belas bulan ramadhan  ini, ustadz yang menyampaikan kajian usai sholat subuh yaitu ustadz H Ibnu Al Hafiz Lc MA, Selasa (3/3/2026). Sebelum menyampaikan ceramah agama, ustadz Ibnu  Al Hafiz pertama-tama mengucapkan puji syukur atas  kehadirat Allah SWT yang telah memberikan kesehatan, keselamatan serta kenikmatan imam dan Islam. Selain itu, ustadz Ibnu Al Hafiz tak lupa juga berkirim salawat kepada Nabi Muhammad SAW.  Karena, dengan banyak mengucapkan salawat,maka  
nanti akan diberikan safaat atau pertolongan di yaumil akhir kelak dan diakui sebagai umatnya.

Dalam ceramahnya ustadz Ibnu Al Hafiz Lc MA membahas tentang pentingnya niat dalam melakukan amal kebaikan. Secara ringkas innamal a'malu binniyat mengajarkan manusia untuk meluruskan niat dalam setiap aktivitas ibadah maupun perbuatan sehari-hari agar bernilai ibadah. ''Sesunguhnya perbuatan itu tergantung pada niatnya. Ungkapan ini menegaskan bahwa nilai, sah/tidaknya amal, dan balasan pahala ditentukan oleh niat di dalam hati, bukan hanya pada tindakan fisiknya,'' ujar ustadz Ibnu Al Hafiz Lc MA .

Dijelaskan ustadz Ibnu Al Hafiz Lc MA niat merupakan sangat penring dan krusial dalam islam, Hal ini berfungsi sebagai pondasi utama sah dan diterimanya amal ibadah serta sebagai pembeda antara kebiasan dan ibadah.'' Karena niat adalah penentu sah atau tidaknya suatu ibadah secara hukum fikih, dan menjadi syarat ikhlas agar diterima Allah SWT. Selain itu, niat yang tulus (ikhlas) menentukan besar kecilnya pahala. Amalan kecil bisa bernilai besar dengan niat yang ikhlas, dan sebaliknya.Niat tempatnya di hati, bukan dilafalkan, dan wajib diperbarui agar selalu lurus demi mengharap ridha Allah SWT,''  tutur ustadz Al Hafiz Lc MA,


Pada kesempatan ini, ustadz H Ibnu Al Hafiz Lc MA bahwa Imam Nawawi menempatkan pembahasan keikhlasan dan menghadirkan niat (Ikhlas wa Ihdharun Niat) pada bab pertama dalam kitab Riyadhus Shalihin. ''Hal ini menunjukkan bahwa ikhlas adalah fondasi  utama dalam beramal, baik lahir maupun batin serta merupakan poros dari seluruh ajaran agama. Makna ikhlas berarti memurnikan tujuan dalam beribadah hanya untuk Allah SWT. Selain itu, ikhlas adalah ruh dalam jasad, yang menjadikan amalan bernilai di  hadapan Allah SWT. 

Sebab tanpa keikhlasan, amal akan menjadi hampa. Selanjutnya, keiklasan harus diterapkan dalam semua ucapan dan perbuatan,Seperti dalam ibadah sholat, zakat, hajji dan sedekah. Dengan begitu, semua amalan kebaikan yang kita  lakukan diterima oleh Allah SWT. Momen  bulan ramadhan ini, marilah kita meluruskan niat untuk melakukan amal ibadah dengan istiqomah. Semoga Allah SWT menerima amal kita dan mengampuni segala dosa kita,'' terang ustadz bnu Al Hafiz Lc MA, ***