Pelayanan Pelabuhan Menkapan Tanjung Buton Sembraut

Sabtu, 14 Maret 2026 - 23:20:15 WIB

Pengguna jasa penyeberangan di Pelabuhan Menkapan Tanjung Buton Kabupaten Siak keluhkan pelayanan petugas pelabuhan , Sabtu (14/3/2026)

SIAK--(KIBLATRIAU.COM-- Pengguna jasa penyeberangan di Pelabuhan Menkapan Tanjung Buton Kabupaten Siak keluhkan pelayanan petugas pelabuhan yang seenaknya saja setelah kapal merapat bongkar barang bawaan dan langsung diangkut porter keluar area pelabuhan tanpa setahu pemilik barang.

Akibatnya banyak pemilik barang bawaan merasa kebingungan akibat barang bawaan mereka tak jumpa dan anehnya lagi oleh porter barang tersebut ditumpukan di suatu tempat bagi mereka yang mengambil barangnya dikenai biaya oleh para porter.


Pada hal barang bawaan mereka itu masih bisa mereka jinjing sendiri ini sepertinya ada permainan antara pihak petugas pelabuhan dengan porter.

Salah seorang penumpang kapal Batam ke Buton, Suparno yang berasal dari Sitiung Sumbar sangat menyesalkan perlakuan seperti ini,.dikarenakan barang bawaan dia kopernya sampai robek dan pecah ditumpukan oleh porter.
" Sudah kena biaya tanpa konfirmasi malah barang rusak," kesalnya.

Hal itu juga dialami Asril dari Rokan Hulu yang juga dari Batam setelah keluar dari kapal mencari barang bawaan berupa koper yang sudah tergeletak dan sobek dan malah ditagih uang oleh porter Tanpa seizin dia membawa, ini sudah tidak benar lagi.
" Nah seandainya tanpa diketahui pemilik langsung diangkut saja sama porter ini sangat berbahaya, kalau hilang siapa yang tanggung jawab," terangnya.

 

Beberapa orang petugas pelabuhan yang ditemui di lapangan tak satu pun yang mau beri komentar.
Suasana penumpang siang Sabtu (14/3/26) di pelabuhan Tanjung Buton membludak, ketika Kiblatriau.com mencoba menemui beberapa orang porter sambil mengenalkan sebagai wartawan malah mereka mengeluarkan kata yang kurang mengenakan.(Tim).