Bupati Siak Lantik PAW Bapekam, Tekankan Sinergi dan Pengawasan di Tengah Tekanan Fiskal

Selasa, 31 Maret 2026 - 11:54:53 WIB

Bupati Siak, Afni Zulkifli resmi melantik dan mengambil sumpah jabatan Pengganti Antar Waktu (PAW) Badan Permusyawaratan Kampung (Bapekam) , Senin (30/3/2026)

SUNGAI APIT--(KIBLATRIAU.COM)-- Bupati Siak, Afni Zulkifli resmi melantik dan mengambil sumpah jabatan Pengganti Antar Waktu (PAW) Badan Permusyawaratan Kampung (Bapekam) dari Kampung Sungai Rawa, Mengkapan, Parit I/II, dan Teluk Lanus. Kegiatan tersebut digelar di Aula Kantor Camat Sungai Apit, Senin (30/3/2026).

Pelantikan ini menjadi momentum penguatan peran Bapekam sebagai mitra strategis pemerintah kampung, terutama dalam menjalankan fungsi pengawasan dan memastikan arah pembangunan tetap berpihak pada masyarakat.

Dalam arahannya, Bupati Siak Afni menekankan pentingnya membangun kedekatan dan sinergi antara pemerintah kabupaten, kecamatan, hingga kampung. Ia menegaskan, komunikasi dan koordinasi tidak boleh bersifat insidental, melainkan harus terjalin secara berkelanjutan.

“Tidak boleh ada jarak antara pemerintah daerah dengan pemerintah kampung. Kita harus terus hadir bersama masyarakat dalam setiap kondisi,” ungkap Afni

Afni juga menyoroti tantangan pengelolaan keuangan daerah yang saat ini mengalami perubahan signifikan. Menurutnya, kebijakan nasional yang semakin berorientasi pada program prioritas menuntut pemerintah kampung untuk lebih adaptif, inovatif, serta memperkuat tata kelola anggaran.

Dalam kondisi fiskal yang semakin terbatas, ia meminta seluruh unsur pemerintahan kampung, termasuk Bapekam, untuk meningkatkan fungsi pengawasan agar penggunaan anggaran tepat sasaran dan bebas dari kepentingan sempit.

“Anggaran yang tersedia semakin terbatas. Karena itu, pengawasan harus diperkuat agar tidak terjadi tarik-menarik kepentingan yang justru merugikan masyarakat,” tegasnya.

Selain pengawasan, optimalisasi aset kampung juga menjadi perhatian utama. Bupati Afni mendorong agar aset yang belum dimanfaatkan dapat dikelola secara produktif dan transparan, sehingga mampu menambah pendapatan dan mendukung kesejahteraan warga.

Ia juga mengingatkan pentingnya penataan administrasi, khususnya terkait pengelolaan lahan dan aset daerah, guna mencegah potensi konflik serta memastikan seluruh aset tercatat dan terkelola dengan baik.

Dalam kesempatan tersebut, Afni menekankan bahwa sumpah jabatan yang diucapkan oleh anggota Bapekam bukan sekadar formalitas, melainkan amanah besar yang harus dijaga dengan penuh integritas.

“Sumpah jabatan adalah komitmen moral. Ini bukan hanya tanggung jawab kepada masyarakat, tetapi juga kepada Tuhan Yang Maha Esa,” ujarnya.

Lebih lanjut, ia mengajak seluruh elemen di tingkat kampung untuk mengedepankan kepentingan masyarakat di atas kepentingan pribadi maupun kelompok. Kolaborasi yang kuat, menurutnya, menjadi kunci dalam menghadapi berbagai tantangan pembangunan.

Afni juga menyoroti pentingnya pengawalan program nasional di tingkat kampung, termasuk memastikan keterlibatan pelaku UMKM dalam program ketahanan pangan agar manfaatnya dirasakan langsung oleh masyarakat.

Menutup arahannya, ia mengajak seluruh pihak untuk terus menjaga semangat kebersamaan dan pengabdian dalam membangun daerah.

“Lapangkan yang sempit, mudahkan yang sulit, dan pastikan setiap kebijakan berpihak kepada rakyat. Dengan kerja bersama, kita wujudkan Siak yang lebih baik,” tuturnya

Turut hadir dalam kegiatan tersebut unsur Forkopimcam, kepala kampung, perangkat daerah, serta tokoh masyarakat setempat. (Inf)