Bahas Tahapan Kehidupan setelah Kematian, Beginilah Penjelasan Lengkap Ustadz Wandi Bustami
Ustadz Wandi Bustami Lc MA sampaikan ceramah sebelum sholat Zuhur di Masjid Paripurna Al Falah Darul Muttaqin, Kamis (2/4/2026)
PEKANBARU--(KIBLATRIAU.COM)-- Pengurus Masjid Paripurna
Al Falah Darul Muttaqin yang berada di Jalan Sumatera Pekanbaru rutin menggelar kultum atau ceramah agama sebelum sholat Zuhur, Kamis (2/4/2026). Kali ini, ustadz yang menyampaikan ceramah yakni ustadz Wandi Bustami Lc MA.Pada kultum siang ini, ustadz Wandi Bustami Lc MA membahas tentang tahapan kehidupan di akhirat yang pasti setelah kehidupan di dunia. Ada tiga fase yang sudah dilewati sebelum kemarin datang. Yakni, do alam roh, alam rahim dan alam kehidupan dunia. "Jadi sat ini, kita sudah melewati alam itu. Namun, yang belum kita lalui adalah alam barzah. Karena alam barzah akan kita lalui setelah kita mati nanti. Setelah itu, masih ada lagi tahapan demi tahapan panjang yang akan kita lalui nantinya,":terang ustadz Wandi Bustami.
Dipaparkan ustadz Wandi Bustami, Lc MA bahwa kehidupan di dunia hanya sifatnya sementara dan tidak akan kekal "Setiap yang bernyawa akan mati. Kita sudah lihat orang terdahulu yang kita kenal banyak yang telah mati. Kita hanya menunggu giliran kapan waktunya dipanggil oleh Allah SWT. Setelah kematian nanti, kita akan kembali dibangkitkan oleh Allah SWT untuk mempertanggung jawabkan semua perbuatan yang kita lakukan selama hidup di dunia, " jelas ustadz Wandi Bustami di hadapan jamaah yang hadir.
Diterangkan ustadz Wandi Bustami bahwa kehidupan di akhirat setelah mati menurut ajaran Islam adalah fase kehidupan abadi yang dimulai dari alam barzakh (penantian), diikuti hari kebangkitan, mahsyar, hisab, hingga berakhir di surga atau neraka. "Kematian adalah pintu pertama menuju keabadian di mana manusia menanam amal untuk dipanen balasannya. Banyak sekali tahapan yang akan kita lalui setelah kematian.

Selain itu, kematian adalah kepastian, dan dunia adalah tempat sementara untuk menanam benih amal yang akan menentukan kehidupan akhirat. Jadi kita tidak akan lepas dari proses dan tahapan yang pasti kita lalui. Allah SWT akan membangkitkan kita dari kematian. Selanjutnya kita akan dihisab, amalan ditimbang, melakukan jembatan dan akhirnya ke surga atau ke neraka sesuai dengan amalan yang kita lakukan semasa di dunia.Orang beriman yang beramal saleh akan mendapatkan surga, sementara yang ingkar akan mendapatkan siksa dari Allah SWT, " ujar ustadz Wandi Bustami.
Pada kesempatan ini, ustadz Wandi Bustami mengingatkan kepada semua jamaah yang hadir supaya mempersiapkan diri sebelum kematian datang dari setiap manusia. "Perbanyaklah amal ibadah selagi masih diberikan umur yang panjang . Karena kita tidak tahu kematian akan menghampiri kita. Sebab, orang yang cerdas selalu mengingat kematian, sehingga ia Istiqomah untuk melakukan amal ibadah,," tutur ustadz Wandi Bustami. ***
Berikut tahapan kehidupan setelah kematian:
Alam Barzakh (Alam Kubur): Fase penantian antara dunia dan akhirat. Manusia akan ditanya oleh Malaikat Munkar dan Nakir dan merasakan nikmat atau siksa kubur sesuai amal perbuatannya.
Hari Kebangkitan (Yaumul Ba'ats): Manusia akan dibangkitkan kembali dari kubur dalam bentuk baru setelah kehancuran alam semesta (kiamat).
Padang Mahsyar: Tempat berkumpulnya seluruh manusia dari nabi Adam hingga manusia terakhir untuk menunggu peradilan Allah.
Hisab dan Mizan: Proses perhitungan (hisab) dan penimbangan (mizan) segala amal perbuatan selama di dunia.
Sirat: Jembatan yang membentang di atas neraka menuju surga, yang dilalui oleh setiap manusia.
Surga atau Neraka: Akhir dari perjalanan, tempat balasan abadi.