KUA se-Riau Didorong Terapkan GEMAH ASRI

Sabtu, 18 April 2026 - 08:52:17 WIB

Kepala Kanwil Kemenag Riau, Dr Muliardi

PEKANBARU --(KIBLATRIAU.COM)-- Saat ini, Kantor Wilayah Kementerian Agama Provinsi Riau mendorong pelaksanaan Gerakan Jum’at Aman, Sehat, Resik, dan Indah (GEMAH ASRI) di seluruh Kantor Urusan Agama (KUA) sebagai upaya  membangun budaya kerja yang bersih, sehat, dan profesional. Hal tersebut disampaikan Kepala Kanwil Kemenag Riau, Dr Muliardi, didampingi Kepala Bidang Urusan Agama Islam (Urais), Muhammad Fakhri, sebagai tindak lanjut Surat Keputusan tentang  
pelaksanaan Gemah Asri di lingkungan KUA.

Muliardi menjelaskan, bahwa program Gemah Asri merupakan bagian dari implementasi kebijakan nasional dalam mendukung Gerakan Indonesia Asri sekaligus penguatan ekoteologi di lingkungan Kementerian Agama.''Gemah Asri ini bukan sekadar  kegiatan rutin, tetapi menjadi bagian dari pembentukan budaya kerja ASN Kementerian Agama yang berorientasi pada kebersihan, kesehatan, dan kenyamanan lingkungan kerja,'' terang Muliardi. Ia menambahkan, program ini juga sejalan dengan prioritas  Kementerian Agama dalam meningkatkan kualitas layanan publik yang ramah, tertib, dan representatif.

Menurutnya, melalui kegiatan yang dilaksanakan setiap Jumat, seluruh pegawai KUA didorong berpartisipasi aktif menjaga kebersihan kantor, melakukan olahraga bersama, serta merawat lingkungan sekitar.''Melalui gerakan ini, kita ingin membangun  kesadaran bersama bahwa lingkungan kerja yang bersih dan sehat akan berdampak langsung pada kualitas pelayanan kepada masyarakat,” tambahnya.Sementara itu, Muhammad Fakhri menegaskan bahwa pelaksanaan Gemah Asri dilakukan secara  
terstruktur dan berkelanjutan serta menjadi tanggung jawab bersama seluruh jajaran KUA.

''Kegiatan ini dilaksanakan setiap Jumat pagi, pukul 07.00 hingga 08.30 waktu setempat, dengan fokus pada aspek keamanan, kesehatan, kebersihan, dan keindahan lingkungan,'' papar Muhammad Fakhri.Ia juga menambahkan, kepala KUA memiliki peran  penting dalam memastikan kegiatan berjalan optimal serta melakukan pelaporan secara berjenjang ke Kantor Kementerian Agama kabupaten/kota hingga tingkat provinsi.Berdasarkan ketentuan dalam Surat Keputusan tersebut, Gemah Asri mencakup empat  aspek utama, yakni aman (keamanan dan ketertiban), sehat (lingkungan yang mendukung kesehatan), resik (kebersihan dan pengelolaan sampah), serta indah (estetika lingkungan kerja).***