Jelang MTQ ke-44 di Kuansing, LPTQ Riau Matangkan Tahapan
Zulkifli Syukur,
PEKANBARU---(KIBLATRIAU.COM)-- Jika tak ada rintangan, pelaksanaan Musabaqah Tilawatil Qur’an (MTQ) ke-44 tingkat Provinsi Riau tahun 2026 di Kabupaten Kuantan Singingi dijadwalkan berlangsung pada 26 Juni hingga 3 Juli 2026. Ketua Umum Lembaga Pengembangan Tilawatil Qur’an (LPTQ) Provinsi Riau, Zulkifli Syukur, menegaskan bahwa seluruh tahapan kegiatan telah disusun secara sistematis guna memastikan pelaksanaan berjalan lancar dan berkualitas.Zulkifli Syukur menjelaskan, rangkaian MTQ tidak hanya dimulai saat pembukaan, melainkan telah diawali sejak April 2026 melalui berbagai tahapan persiapan, seperti rapat ekspos, peluncuran logo, hingga penetapan peserta.
''Seluruh tahapan sudah kita rancang secara matang dan makssimal.Mulai dari persiapan administrasi, teknis, hingga pelaksanaan lomba. Ini merupakan komitmen kita agar MTQ ke-44 ini tidak hanya sukses penyelenggaraan, tetapi juga sukses prestasi dan syiar Al-Qur’an,'' terang Zulkifli. Menjelang pelaksanaan utama, sejumlah agenda penting juga telah dijadwalkan, di antaranya orientasi dewan hakim, penerimaan kafilah dari 12 kabupaten/kota se-Riau, serta proses pendaftaran faktual peserta.
Memasuki hari pelaksanaan pada 26 Juni 2026, kegiatan akan diawali dengan malam ta’aruf dan pelantikan dewan hakim, dilanjutkan dengan pawai ta’aruf serta pembukaan pameran bazar. Sementara itu, malam pembukaan MTQ dijadwalkan berlangsung pada 27 Juni 2026 di Teluk Kuantan.''Momentum pembukaan diharapkan menjadi awal yang semarak, menampilkan kekuatan budaya serta semangat keislaman masyarakat Riau,” tambahnya.
Selanjutnya, pelaksanaan lomba seluruh cabang dan golongan MTQ akan berlangsung hingga awal Juli, sebelum ditutup dengan rapat pleno dewan hakim serta malam penutupan pada 3 Juli 2026.Zulkifli Syukur juga menekankan pentingnya peran seluruh pihak, baik pemerintah daerah, panitia, maupun masyarakat dalam menyukseskan kegiatan tersebut.''Kami mengajak seluruh elemen masyarakat untuk bersama-sama mendukung dan menyemarakkan MTQ ini. Ini bukan sekadar ajang perlombaan, tetapi juga wahana memperkuat nilai-nilai Al-Qur’an dalam kehidupan umat,'' sebutnya. Ia berharap, MTQ ke-44 di Kuantan Singingi mampu melahirkan qari dan qariah terbaik yang dapat mengharumkan nama Provinsi Riau di tingkat nasional maupun internasional, sekaligus memperkuat syiar Islam di Bumi Lancang Kuning.***