Pagar Nusa SMP IT Al Kautsar Madani: Menempa Karakter dan Fisik Siswa

Selasa, 12 Mei 2026 - 12:14:52 WIB

Suasana di lingkungan SMP IT Al Kautsar Madani kini tampak lebih dinamis dengan hadirnya kegiatan ekstrakurikuler Pencak Silat Nahdlatul Ulama (PSNU) Pagar Nusa.

​BATAM--(KIBLATRIAU.COM)--; Suasana di lingkungan SMP IT Al Kautsar Madani kini tampak lebih dinamis dengan hadirnya kegiatan ekstrakurikuler Pencak Silat Nahdlatul Ulama (PSNU) Pagar Nusa. Program ini menjadi wadah utama bagi para siswa untuk mengasah ketangkasan fisik sekaligus memperdalam nilai-nilai spiritual di sela-sela rutinitas akademik.

​Kegiatan latihan ini dijadwalkan secara rutin guna menjaga konsistensi kebugaran siswa di sekolah. Pada hari Senin latihan dilaksanakan pada siang hari, pukul 14.15 hingga 16.00 WIB. Kemudian pada hari Sabtu latihan dilaksanakan pada pagi hari, pukul 07.00 hingga 09.00 WIB.

​Setiap sesi latihan diawali dengan pembacaan doa sebelum memasuki materi fisik. Para siswa diajarkan berbagai teknik dasar, mulai dari pasang, kuda-kuda, hingga seni bela diri praktis yang mengutamakan pertahanan diri.

​Kepala Satuan Pendidikan SMP IT Al Kautsar Madani, Tartib, S.Pd., Gr., menyampaikan bahwa pemilihan Pagar Nusa didasari atas penghormatan terhadap warisan pendiri bangsa.

"Silat merupakan warisan dari para pendiri bangsa yang patut kita lestarikan. Kami mewajibkan ekstrakurikuler ini karena penguasaan ilmu bela diri sangat penting bagi generasi muda," ujarnya kepada awak media. Ia menambahkan bahwa Pagar Nusa dipilih secara khusus karena merupakan pencak silat dari para alim ulama nusantara.

​Terkait pembentukan karakter, Tartib menjelaskan bahwa latihan ini menjadi sarana untuk menyatukan keberagaman latar belakang siswa melalui disiplin dan ketepatan waktu. Penanaman nilai tersebut juga diperkuat melalui sisi religius. "Penanaman sejak dini kita perkuat melalui disiplin ibadah salat, terutama saat latihan, yang juga disertai dengan wirid harian," jelasnya.

​Pihak sekolah pun memberikan dukungan penuh terhadap pengembangan prestasi siswa. Saat ini, sarana dan prasarana seperti matras, samsak, hingga body protector telah disiapkan sebagai bekal praktik. Hal ini sejalan dengan target sekolah untuk memunculkan bibit atlet yang unggul dan siap bersaing dalam berbagai ajang kompetisi di masa depan.

​Sebagai penutup, Tartib berpesan agar para siswa tetap tekun dalam menjalani proses belajar mereka. "Seluruh siswa harus sabar dan disiplin dalam meniti sebuah ilmu karena tidak ada yang instan. Dengan jasmani dan rohani yang sehat, masa depan yang gemilang dapat tercapai," pungkasnya.

​Kehadiran ekstrakurikuler ini diharapkan tidak hanya melahirkan atlet-atlet pencak silat berprestasi di tingkat regional, tetapi juga mencetak generasi muda yang memiliki ketangguhan mental dalam menghadapi tantangan zaman. (Indra)