Edukasi Bahaya "Bullying", Briptu Dio Elfa Fernando Beri Pemahaman kepada Siswa SD Islam Unggul Asy-Syakirin

Selasa, 12 Mei 2026 - 15:21:09 WIB

Kegiatan edukasi tentang bahaya bullying digelar di SD Islam Unggul Asy-Syakirin dengan menghadirkan narasumber dari Polda Riau Briptu Dio Elfa Fernando pada Senin, 11 Mei 2026.

PEKANBARU--(KIBLATRIAU.COM)--Kegiatan edukasi tentang bahaya bullying digelar di SD Islam Unggul Asy-Syakirin dengan menghadirkan narasumber dari Polda Riau Briptu Dio Elfa Fernando pada Senin, 11 Mei 2026.

Dalam pemaparannya, Briptu Dio menjelaskan bahwa bullying atau perundungan merupakan tindakan menyakiti orang lain baik melalui perkataan maupun perbuatan. Ia memberi contoh sederhana kepada para siswa, seperti mengejek teman, mendorong teman, serta menganggu teman saat bermain. Pada kesempatan itu ia juga mengajak para siswa untuk saling menghormati dan menyayangi kepada guru maupun sesama teman di sekolah.

“Teman yang baik itu teman yang suka menolong, bukan menyakiti,” ujar Briptu Dio di hadapan para siswa Asy-Syakirin.

Suasana kegiatan berlangsung hangat dan penuh keceriaan. Tampak antusiasme dari seluruh siswa mendengarkan materi yang disampaikan Briptu Dio Elfa Fernando yang diselingi dengan berbagai games interaktif sehingga para siswa lebih mudah memahami materi.

Tak lupa pula Sebelum acara berakhir, Briptu Dio Elfa Fernando bersama para murid SD Islam Unggul Asy-Syakirin turut mendeklarasikan ikrar anti pembulian di lingkungan sekolah.

Kepala sekolah SD Islam Unggul Asy-Syakirin Ibu Yunita Rio Fanda, S.Pd., M.Pd. Gr. turut menyampaikan apresiasi dan terima kasih kepada Briptu Dio Elfa Fernando atas paparan yang disampaikan kepada para siswa.

Yunita selaku kepsek menyebut kegiatan edukasi seperti ini merupakan yang pertama kali digelar di lingkungan sekolah dan mendapat respons positif dari para siswa maupun guru. Dengan suasana yang hangat, interaktif, serta diselingi permainan edukatif, para murid terlihat lebih mudah memahami pesan yang disampaikan.

“kegiatan ini perdana kami adakan dan Kami berharap kegiatan seperti ini dapat terus berlanjut ke depannya dengan berbagai tema edukatif dan interaktif lainnya sehingga anak-anak tidak hanya belajar di dalam kelas, tetapi juga mendapatkan pemahaman tentang sikap, etika, dan karakter dari kegiatan lainnya,” ujar yunita.

Alvito Dea Mardinata selaku guru SD Islam Unggul Asy-Syakirin sekaligus Wakil Kepala Bidang Kesiswaan dan Koordinator Adab, serta penggagas kegiatan menyampaikan.

"Kegiatan ini dilaksanakan sebagai bentuk kepedulian terhadap anak-anak agar para siswa lebih memahami apa itu bullying serta dampak yang ditimbulkan di lingkungan sekolah" ujarnya.

Dengan diadakannya kegiatan ini diharapkan mampu menanamkan sikap peduli dan menciptakan lingkungan sekolah yang aman dan nyaman bagi seluruh siswa dan siswi sd islam unggul Asy-Syakirin. (RK)