Laskar RMRB Riau Apresiasi Program 1000 Doktor, Dorong Ormas Aktif Diberi Kesempatan Mengabdi

Sabtu, 23 Mei 2026 - 21:25:52 WIB

Laskar Rumpun Masyarakat Riau Bersatu (RMRB) menyampaikan apresiasi terhadap Program 1000 Doktor yang diinisiasi oleh Persatuan Masyarakat Riau Indonesia (PMRI), Jum'at (22/5/2026)

PEKANBARU--(KIBLATRIAU.COM)--  Laskar Rumpun Masyarakat Riau Bersatu (RMRB) menyampaikan apresiasi terhadap Program 1000 Doktor yang diinisiasi oleh Persatuan Masyarakat Riau Indonesia (PMRI) saat menghadiri penandatanganan Nota Kesepahaman (MoU) antara Universitas Islam Riau (UIR).  Kegiatan tersebut berlangsung di Ruang Rapat Lantai 2 Gedung Rektorat UIR, Jumat (22/5/2026) pukul 09.00 WIB.

Ketua Laskar RMRB Provinsi Riau Putra Rezeky, S.Pd.I menilai bahwa Program 1000 Doktor PMRI menjadi langkah positif dalam meningkatkan kualitas sumber daya manusia, khususnya dalam bidang pendidikan dan pengabdian kepada masyarakat, serta semangat Program 1000 Doktor memiliki kesamaan visi dengan Laskar RMRB maupun organisasi masyarakat lainnya, yakni sama-sama berorientasi pada pengabdian dan kontribusi nyata bagi masyarakat luas.

Menurutnya, pendidikan tinggi tidak hanya menjadi simbol akademik, tetapi juga harus mampu melahirkan tokoh-tokoh yang hadir di tengah masyarakat dan memberikan solusi atas berbagai persoalan sosial.

“Program doktor dan organisasi masyarakat memiliki kesamaan nilai, yaitu pengabdian kepada masyarakat. Pendidikan tinggi harus mampu melahirkan insan yang bermanfaat, begitu juga organisasi masyarakat yang selama ini aktif membantu masyarakat di berbagai bidang sosial,” terang Putra.

Laskar RMRB berharap Program 1000 Doktor tidak hanya menjadi ruang peningkatan akademik semata, tetapi juga memberikan peluang dan kesempatan kepada aktivis organisasi masyarakat yang selama ini aktif mengabdi di tengah masyarakat. Dengan keterlibatan unsur organisasi masyarakat, program tersebut dinilai akan semakin tepat sasaran dan berdampak luas bagi pembangunan daerah maupun nasional.

Selain itu, Laskar RMRB menilai keberadaan organisasi masyarakat dapat menjadi mitra strategis dalam mendukung terciptanya sumber daya manusia unggul, berintegritas, dan memiliki kepedulian sosial tinggi.

“Ormas yang aktif mengabdi kepada masyarakat juga layak mendapatkan perhatian dan kesempatan dalam program-program peningkatan pendidikan. Karena pengabdian sosial dan pendidikan adalah dua hal yang saling melengkapi,” sambungnya.

Ketua Umum PMRI, Dr. H. Rusli Effendi, S.Pd.I., S.E., M.Si., dalam sambutannya menyampaikan bahwa kerja sama tersebut bertujuan memperkuat penerapan budaya Melayu dalam kehidupan sehari-hari, tidak hanya sebatas simbol atau tradisi.

Ia juga memaparkan program strategis “1.000 Doktor” yang diinisiasi PMRI guna meningkatkan kualitas dan daya saing SDM Riau.

“Program 1.000 Doktor ini bertujuan mensinergikan pembangunan sumber daya manusia Riau agar lebih berkualitas dan berdaya saing tinggi. Mudah-mudahan kita bisa memberikan yang terbaik untuk Riau,” sebut Rusli.

Rusli menambahkan, PMRI akan terus memperluas kerjasama dengan berbagai perguruan tinggi di Provinsi Riau, setelah sebelumnya menjalin kesepahaman dengan Universitas Riau (UNRI) dan Universitas Lancang Kuning (Unilak).

Menanggapi hal itu, Rektor UIR Assoc. Prof. Dr. Admiral, S.H., M.H. menyampaikan apresiasi dan dukungan terhadap program tersebut. Menurutnya, pengembangan SDM merupakan bagian penting dalam pembangunan daerah dan sejalan dengan visi serta misi UIR.Setelah sambutan, kegiatan dilanjutkan dengan penandatanganan MoU secara resmi oleh kedua belah pihak.***