Jemaah Haji Asal Pekanbaru Wafat di Mekkah, Pemko Pastikan Pendampingan Keluarga

Sabtu, 23 Mei 2026 - 21:40:20 WIB

Almarhum Baharuddin Sidi Baditek

MEKKAH--(KIBLATRIAU.COM)--Kabar duka datang dari Tanah Suci. Seorang jemaah haji Kloter BTH 10 Rombongan 6 Asal Kota Pekanbaru bernama Baharuddin Sidi Baditek wafat di Safa Almarjan  Makkah pada Jumat pagi waktu setempat.

 

Wakil Walikota Pekanbaru, Markarius Anwar ST March, membenarkan informasi tersebut. Ia mengatakan, Pemerintah Kota Pekanbaru langsung berkoordinasi dengan tim kesehatan dan petugas haji untuk penanganan lebih lanjut.


“Begitu mendapat informasi, kami langsung berkoordinasi dengan tim kesehatan Pekanbaru agar segera berkomunikasi dengan KKHI terkait penanganan almarhum, termasuk proses penyelenggaraan jenazah,” ujar Markarius Anwar kepada wartawan, Sabtu (23/5/2026).

Dijelaskan Markarius, almarhum diketahui memiliki riwayat penyakit hipertensi. Namun hingga saat ini, penyebab pasti kematian masih menunggu hasil pemeriksaan dari Klinik Kesehatan Haji Indonesia (KKHI).


Berdasarkan informasi yang diterima, selama berada di Makkah kondisi tekanan darah almarhum disebut stabil dan terus dalam pengawasan dokter. Bahkan, pada Kamis siang hingga malam, almarhum masih sempat berkomunikasi dengan petugas dan rekan satu kamar.

Sekitar pukul 01.00 dini hari, almarhum masih terlihat pergi ke kamar mandi. Saat waktu subuh, rekan sekamar mengira almarhum masih beristirahat karena terdengar mendengkur, sehingga tidak langsung dibangunkan.
Namun setelah rekan-rekannya kembali dari musala dan mendapati almarhum belum juga bangun, mereka mencoba membangunkan. Saat itu kondisi almarhum sudah tidak merespons dan mengalami penurunan kesadaran hingga akhirnya dinyatakan meninggal dunia sekitar pukul 06.40 waktu setempat.
Jenazah kemudian dibawa ke KKHI untuk pemeriksaan lebih lanjut guna memastikan penyebab kematian.

Markarius juga menyampaikan bahwa pihaknya meminta Tim Pendamping Haji Daerah (TPHD) Kota Pekanbaru untuk mendampingi istri almarhum yang turut berangkat haji bersama suaminya.


“Kami juga meminta TPHD mendampingi istri almarhum. Saat ini beliau sedang beristirahat di hotel karena kondisi kesehatannya kurang baik sehingga belum bisa mendampingi almarhum,” tambah Markarius.


Pemerintah Kota Pekanbaru turut menyampaikan belasungkawa atas wafatnya jemaah tersebut dan berharap keluarga yang ditinggalkan diberikan ketabahan. (RK)