Malam Takbiran Idul Adha di Tembilahan Berlangsung Meriah, Pedagang dan Warga Sambut Antusias

Rabu, 27 Mei 2026 - 08:40:33 WIB

Suasana malam Hari Raya Idul Adha 2026 di Kota Tembilahan berlangsung sangat meriah dan penuh semangat kebersamaan., Selasa (26/5/2026)

INHIL--(KIBLATRIAU.COM)--Suasana malam Hari Raya Idul Adha 2026 di Kota Tembilahan berlangsung sangat meriah dan penuh semangat kebersamaan. Ribuan masyarakat dari berbagai penjuru Kabupaten Indragiri Hilir memadati jalan-jalan utama kota untuk menyaksikan pawai takbir yang sudah menjadi tradisi tahunan dalam menyambut hari besar keagamaan umat Islam tersebut.


Sejak sore hari, arus masyarakat mulai berdatangan dari berbagai kecamatan, kelurahan, hingga desa. Anak-anak, remaja, hingga orang tua tampak antusias menyaksikan iring-iringan kendaraan hias yang melintas sambil mengumandangkan gema takbir, tahmid, dan tahlil yang menggema di sepanjang jalan Kota Tembilahan.

Suasana malam terasa hidup, penuh cahaya lampu warna-warni, serta semangat kebersamaan yang begitu kuat. Berbagai kendaraan hias tampil kreatif dan menarik perhatian masyarakat. Ada mobil yang dihiasi menyerupai sapi, unta, kambing, hingga kerbau yang melambangkan hewan kurban pada Hari Raya Idul Adha.

Tidak hanya itu, sejumlah kendaraan juga dihiasi dengan bentuk masjid, surau, hingga miniatur Ka’bah yang menjadi simbol pusat ibadah umat Islam. Hiasan lampu LED, ornamen Islami, serta dekorasi bernuansa religius menambah keindahan dan kemeriahan pawai takbir malam itu.
Menariknya, beberapa kendaraan peserta pawai juga tampak memasang baleho dan foto Bupati H. Herman sebagai bentuk apresiasi dan dukungan masyarakat terhadap pemerintah daerah yang dinilai aktif mendukung kegiatan keagamaan serta pembangunan di Kabupaten Indragiri Hilir. Kehadiran berbagai unsur dekorasi tersebut menambah semarak sekaligus warna tersendiri dalam pawai takbir tahun ini.


Di sepanjang jalan, masyarakat tampak berdesakan namun tetap tertib menyaksikan jalannya pawai. Banyak warga yang mengabadikan momen tersebut menggunakan ponsel, sementara sebagian lainnya menikmati suasana malam takbiran bersama keluarga. Suara takbir yang terus berkumandang membuat suasana semakin khidmat sekaligus meriah.

Kemeriahan pawai takbir ini juga membawa berkah bagi para pedagang kecil dan pelaku UMKM yang berjualan di sekitar lokasi kegiatan. Sejak sore hingga malam hari, para pedagang es, minuman dingin, kue lebaran, makanan ringan, hingga mainan anak-anak diserbu pembeli. Banyak pedagang mengaku dagangan mereka ludes lebih cepat dari biasanya karena tingginya jumlah pengunjung yang datang.


Bahkan sekitar pukul 21.30 WIB, sebagian besar pedagang sudah kehabisan stok dagangan mereka. Kondisi ini menunjukkan betapa besarnya antusias masyarakat terhadap kegiatan pawai takbir yang juga memberikan dampak ekonomi langsung bagi pelaku usaha kecil di daerah tersebut.
Wartawan kiblatriau.Com mewawancarai salah satu pedagang yang akrab disapa Kak Galuh Banjar. Dengan wajah penuh syukur, ia mengungkapkan bahwa penjualan pada malam itu meningkat drastis dibanding hari-hari biasa.

“Alhamdulillah jualan kami malam ini laris manis. Bahkan kasihan banyak pembeli tidak kebagian karena saking banyaknya masyarakat yang datang dari kecamatan, kelurahan, dan desa,” ujar Kak Galuh Banjar.


Ia juga menambahkan rasa syukurnya atas perhatian pemerintah daerah terhadap pedagang kecil. Menurutnya, di bawah kepemimpinan Bupati H. Herman, masyarakat kecil merasa lebih diperhatikan, termasuk para pedagang yang menggantungkan penghasilan dari momen keramaian seperti ini.


“Alhamdulillah semasa Bupati H. Herman ini kami pedagang sangat diperhatikan. Informasi yang kami dapatkan, bupati masih terus memperjuangkan agar harga kelapa kembali mahal seperti kemarin hingga mencapai sekitar Rp7 ribuan per kilogramnya,” tambahnya.


Sebagaimana diketahui, kelapa merupakan salah satu komoditas utama masyarakat Indragiri Hilir. Fluktuasi harga kelapa sangat berpengaruh terhadap kehidupan ekonomi petani dan pedagang di wilayah tersebut. Karena itu, masyarakat berharap agar harga kelapa dapat kembali stabil dan meningkat sehingga kesejahteraan warga, khususnya di sektor perkebunan, semakin membaik.


Malam takbiran Idul Adha 2026 di Tembilahan pun tidak hanya menjadi ajang syiar Islam dan perayaan hari besar keagamaan, tetapi juga menjadi momentum kebersamaan, hiburan masyarakat, serta penggerak ekonomi bagi pedagang kecil di tengah kemeriahan yang penuh makna tersebut. (Anton).