Plafon dan Ruang Kelas di SMKN 7 Pekanbaru alami Kerusakan, Kepala Sekolah Abaikan Kenyamanan Murid
KONDISI fasilitas pendidikan di SMKN 7 Pekanbaru menjadi perhatian setelah ditemukan sejumlah ruang kelas mengalami kerusakan pada bagian plafon dan sejumlah kursi yang kurang memadai.
Laporan : Rizki Kurniawan
Pekanbaru
KONDISI fasilitas pendidikan di SMKN 7 Pekanbaru menjadi perhatian setelah ditemukan sejumlah ruang kelas mengalami kerusakan pada bagian plafon dan sejumlah kursi yang kurang memadai. Berdasarkan pantauan lapangan Kiblat Riau pada Kamis (25/6/2026), terlihat beberapa titik plafon dalam kondisi rusak hingga berlubang di sejumlah ruang yang masih digunakan untuk aktivitas belajar dan mengajar.
Kondisi tersebut memunculkan perhatian terkait aspek kenyamanan dan kelayakan sarana pendukung proses belajar mengajar di lingkungan sekolah.
Febrianti, salah seorang mahasiswa Universitas Terbuka yang melaksanakan ujian di SMKN 7 Pekanbaru, mengaku cukup terkejut ketika melihat kondisi beberapa ruang kelas secara langsung.
“Kalau dilihat dari luar, SMKN 7 tampak memiliki kondisi bangunan yang baik. Namun setelah masuk ke beberapa ruang kelas, ternyata malah ditemukan plafon yang mengalami kerusakan parah," terangnya.
Menurutnya, kondisi fasilitas belajar perlu menjadi perhatian karena ruang pendidikan idealnya mampu memberikan rasa aman dan nyaman bagi seluruh pengguna.
Kerusakan ini dinilai tidak hanya berkaitan dengan kondisi fisik bangunan, tetapi juga berpotensi memengaruhi kenyamanan penggunaan ruang kelas apabila tidak segera ditangani.
Sementara itu, Kepala SMKN 7 Pekanbaru, Padmi Riana, S.Pi., M.Pd., saat dikonfirmasi terkait kondisi tersebut belum memberikan tanggapan dan seolah olah mengabaikan asas keterbukaan informasi publik. Hingga berita ini diterbitkan, pihak sekolah belum memberikan penjelasan mengenai penyebab kerusakan maupun rencana tindak lanjut yang akan dilakukan.***