Tim Futsal RSJKO EHD Singkirkan Kecamatan Bintan Utara Lewat Adu Penalti

Sabtu, 27 Juni 2026 - 19:07:48 WIB

Futsal Rumah Sakit Jiwa dan Ketergantungan Obat Engku Haji Daud foto bersama

BINTAN--(KIBLATRIAU.COM)--Tim Futsal  Rumah Sakit Jiwa dan Ketergantungan Obat Engku Haji Daud (RSJKO EHD) berhasil mengalahkan Tim Futsal Kecamatan Bintan Utara melalui drama adu penalti dengan skor 3-2 pada Turnamen Futsal Antar Instansi Pertamina Cup 2026 yang berlangsung di Lapangan Futsal Rindika, Pasar Baru, Tanjung Uban, Sabtu (27/6/2026).


Pertandingan ini berlangsung sengit dan penuh drama sejak menit awal. Tim Futsal RSJKO EHD sempat unggul 3-1 pada babak pertama. Namun, memasuki babak kedua, salah satu pemain RSJKO EHD harus meninggalkan lapangan lebih cepat setelah menerima kartu kuning kedua yang berujung kartu merah.

Akibat kartu merah tersebut, RSJKO EHD FC harus bermain dengan empat pemain selama dua menit sesuai regulasi pertandingan. Situasi tersebut berhasil dimanfaatkan oleh Tim Futsal Kecamatan Bintan Utara yang mampu membalikkan keadaan dan unggul 5-4.

Meski berada dalam tekanan, semangat juang para pemain RSJKO EHD FC tidak surut. Dua menit menjelang pertandingan berakhir, Tim Futsal RSJKO EHD FC berhasil menyamakan kedudukan menjadi 5-5 , sehingga pertandingan harus ditentukan melalui babak adu penalti.
Pada babak adu penalti, masing-masing tim menurunkan tiga penendang pertama. Namun, skor tetap imbang 2-2 setelah masing-masing tim gagal mengeksekusi satu tendangan penalti.

Pertandingan kemudian dilanjutkan dengan penendang tambahan atau sudden death. Penendang dari Kecamatan Bintan Utara gagal menjalankan tugasnya, sementara algojo RSJKO EHD FC, Handyka Priau, sukses menuntaskan eksekusi penalti dan memastikan kemenangan timnya.

Kemenangan tersebut membawa RSJKO EHD FC melaju ke babak berikutnya dan akan menghadapi KKG Bintan Utara yang sebelumnya berhasil mengalahkan IPEX.
Mewakili Tim Futsal RSJKO EHD FC, Jarnales mengaku menyayangkan kartu merah yang diterima timnya, karena berdampak pada kekuatan tim di pertandingan selanjutnya.

"Seharusnya diberikan peringatan terlebih dahulu, bukan langsung kartu kuning kedua. Karena kartu kuning pertama diterima akibat kesalahan dalam proses pergantian pemain," ungkpanya.


Menurutnya, ia tetap mengapresiasi perjuangan seluruh pemain yang telah menunjukkan semangat juang hingga akhir pertandingan.
"Saya mengucapkan terima kasih kepada seluruh rekan-rekan yang telah berjuang luar biasa di lapangan. Tetap semangat, karena motto kita adalah Bersatu, Berjuang, dan Menang," tuturnya. (Indra).