Pemkab Kampar Salurkan Bantuan kepada Korban Kebakaran Rumah di Desa Penyasawan

Jumat, 31 Juli 2026 - 17:58:44 WIB

Pemerintah Kabupaten Kampar melalui Dinas Sosial (Dinsos) menyerahkan bantuan kepada korban kebakaran rumah di Desa Penyasawan, Kecamatan Kampar, Jumat (31/7/2026).

KAMPAR--(KIBLATRIAU.COM)-- Pemerintah Kabupaten Kampar melalui Dinas Sosial (Dinsos) menyerahkan bantuan kepada korban kebakaran rumah di Desa Penyasawan, Kecamatan Kampar, Jumat (31/7/2026). Bantuan tersebut merupakan bentuk kepedulian pemerintah terhadap warga yang tertimpa musibah sekaligus upaya memenuhi kebutuhan dasar korban pascabencana.


Korban kebakaran diketahui bernama Supari, warga RT 007/RW 004, Dusun Penyasawan Barat, Desa Penyasawan, Kecamatan Kampar. Rumah korban sebelumnya dilalap api pada Rabu (29/7/2026), pada pukul 14.00 siang, sehingga menyebabkan kerugian material ditaksir Rp50 juta rupiah dengan kejadian tersebut dapat mengganggu aktivitas keluarga korban.

Penyerahan bantuan berlangsung di kediaman korban dan turut dihadiri Camat Kampar, Sendi Septian Kapolsek Kampar,  AKP Ardisyah Mursid SH,
Kepala Desa Penyasawan, serta jajaran terkait sebagai bentuk dukungan moril kepada keluarga yang terdampak musibah.


Ketua Taruna Siaga Bencana (Tagana) Kabupaten Kampar, Suherman Eka Surya, mengatakan bahwa Pemerintah Kabupaten Kampar menyampaikan rasa duka cita yang mendalam atas musibah yang dialami korban.

"Kami atas nama Pemerintah Kabupaten Kampar turut berduka atas musibah kebakaran yang menimpa Bapak Supari dan keluarga. Semoga bantuan yang disalurkan hari ini dapat memberikan manfaat serta sedikit membantu memenuhi kebutuhan dasar korban pascabencana kebakaran," terangnya.


Ia menegaskan, kehadiran pemerintah bersama unsur kecamatan, kepolisian, dan pemerintah desa merupakan wujud sinergi dalam memberikan pelayanan dan respons cepat kepada masyarakat yang mengalami bencana.


Pemerintah Kabupaten Kampar juga mengimbau masyarakat agar selalu meningkatkan kewaspadaan terhadap potensi kebakaran dengan memastikan instalasi listrik dalam kondisi aman serta berhati-hati saat menggunakan peralatan yang berpotensi memicu kebakaran.

Melalui penyaluran bantuan tersebut, diharapkan beban korban dapat sedikit berkurang dan proses pemulihan pasca kebakaran dapat berjalan lebih baik dengan dukungan dari pemerintah maupun masyarakat sekitar. (Darwis).