Organisasi Pencak Silat Militer Berkembang dan Sudah Terdaftar di IPSI

Sabtu, 01 Agustus 2026 - 09:03:07 WIB

Organisasi pencak silat di lingkungan Militer terus menunjukkan perkembangan yang signifikan sejak dikukuhkan pada 18 November 2024.

BATAM--(KIBLATRIAU.COM)--Saat ini, organisasi pencak silat di lingkungan Militer terus menunjukkan perkembangan yang signifikan sejak dikukuhkan pada 18 November 2024. 
Meski surat keputusan baru ditandatangani pada 30 Januari 2025, organisasi tersebut kini telah memasuki usia lebih dari satu tahun dan terus memperluas kepengurusannya seiring perkembangan organisasi TNI-AD.

Dalam sambutannya,  pada acara temu silaturahmi bulanan IPSI kota Batam dengan perguruan Pencaksilat yang berjumlah 47 perguruan di bawah naungan IPSI Batam, Sabtu (31/07/26) di Lembah Pelangi Tanjung Pinggir. Pada  kesempatan itu Kapten Inf Siregar dan Kapten Inf Syahrudi sebagai perwakilan pengurus PSM Batam menjelaskan bahwa organisasi PSM dibentuk berdasarkan Anggaran Dasar dan Anggaran Rumah Tangga (AD/ART), dengan kepengurusan awal terdiri dari 14 pengurus tingkat provinsi, 24 pengurus di tingkat Korem, serta kepengurusan khusus di Divisi Kostrad dan Kopassus.


Turut hadir dalam kegiatan silaturahmi bulanan tersebut Ketua IPSI Kota Batam, Juhadi, Wakil ketua, HSN Sastria, Devina Rahmawati serta pengurus dari perguruan silat.


Namun seiring pemekaran komando daerah militer (Kodam), jumlah kepengurusan juga terus bertambah.
"Pemekaran Kodam membuat organisasi ikut berkembang. Nantinya akan ada penambahan Kodam baru yang semakin memperluas jaringan pembinaan pencak silat di lingkungan TNI-AD"  terangnya


Di Kota Batam, pengurus juga menyampaikan apresiasi kepada Ketua IPSI Kota Batam yang telah memfasilitasi terbentuknya kepengurusan PSM dan sudah terdaftar di Pengkot IPSI Kepri maupun Batam.


Menurutnya, dukungan berbagai pihak menjadi faktor penting dalam mempercepat proses pembentukan organisasi.
Meski memiliki keterbatasan waktu latihan karena padatnya tugas sebagai prajurit, khususnya di lingkungan Kodim, pembinaan atlet tetap berjalan dengan mengedepankan personel dari satuan batalyon untuk mengikuti latihan dan meningkatkan prestasi.


Dalam kesempatan itu juga disampaikan rencana pemindahan sekretariat sementara ke Gedung Bersama PSTD di kawasan Batam Centre. Pemindahan tersebut dilakukan sebagai bagian dari persiapan pembangunan Kodam baru di Kepulauan Riau.


Selain fokus pada pengembangan organisasi, pengurus mengajak seluruh perguruan pencak silat untuk terus menjaga silaturahmi dan mempererat hubungan antar pesilat tanpa membedakan latar belakang perguruan.

Di akhir sambutannya, pengurus juga menyampaikan apresiasi terima kasih khusus kepada ibu Devina Rahmawati dan berbagai pihak yang telah membantu pengadaan perlengkapan latihan, seperti body protector, serta berharap dukungan lainnya dapat berlanjut untuk melengkapi sarana latihan, termasuk matras, guna meningkatkan keselamatan dan kualitas pembinaan pesilat.

Disisi lain Ketua Pengcab IPSI Batam Juhadi, berharap PSM ini bisa dan mampu untuk atlit nya berkontribusi meningkat prestasi pencaksilat di Kota Batam.


Khusus bagi atlit PSM yang muda terutama mereka berdinas Yonif 136/Raider secara fhisik tidak perlu diragukan lagi karena mereka setiap hari dilatih fhisiknya di satuan, namun secara tehnik perlu pembenahan dengan baik oleh pelatih berpengalaman dalam kategori tanding.

Salah seorang unsur Wakil Ketua IPSI kota Batam  Devina Rahmawati membuka peluang kepada atlit muda PSM untuk dilatih khusus tehnik tanding dan juga dipersiapkan untuk mengikuti pertandingan Internasional di Malaysia.

Pada prinsipnya semua perguruan Pencaksilat yang berada dibawah panji IPSI Pengcab Kota Batam siap untuk membantu PSM untuk meningkat prestasi.(Syamsir.S/Indra Setiawan)