Bhabinkamtibmas Polsek Pangkalan Kerinci Laksanakan Pengecekan Pertumbuhan Jagung Kelompok Tani Asta Cita
Bhabinkamtibmas Kelurahan Pangkalan Kerinci Barat Polsek Pangkalan Kerinci Aipda Binton Manurung, melaksanakan pengecekan pertumbuhan tanaman jagung pipil, Ahad (2/8/2026)
PELALAWAN-(KIBLATRIAU.COM--Bhabinkamtibmas Kelurahan Pangkalan Kerinci Barat Polsek Pangkalan Kerinci Aipda Binton Manurung, melaksanakan pengecekan pertumbuhan tanaman jagung pipil di lahan Kelompok Tani Asta Cita, Km 55, Kelurahan Pangkalan Kerinci Barat, Kecamatan Pangkalan Kerinci, Kabupaten Pelalawan, Ahad (2/8/2026).
Kegiatan ini merupakan tanaman jagung Pipil kuartal III, sebagak dari bagian dukungan Polri terhadap Program Ketahanan Pangan Nasional.
Luas lahan yang ditanami mencapai 3 hektar dengan jenis lahan mineral yang telah tumbuh tanaman jagung dari benih Hibrida NK 6172 lerkasa yang telah ditanam sejak 04 Mei 2026. Saat pengecekan umur tanaman sudah 84 HST dengan ketinggian kurang 200 sampai dengan 250 Cm.
Hasil pengecekan menunjukkan pertumbuhan jagung secara umum dalam kondisi baik dan di perkiraan panen jatuh pada tanggal 04 September 2026 mendatang.
Namun ditemukan kendala sebagian kecil tanaman diserang bakteri jamur yang mengakibatkan pohon dan buah menjadi busuk. Sedangkan jenis pupuk yang digunakan Urea, NPK, KCL dan TSP.
Kapolres Pelalawan AKBP John Louis Letedara SIK melalui Kapolsek Pangkalan Kerinci, Kompol Shilton SIK MH mengungkapkan bahwa pihaknya akan terus melakukan pendampingan kepada kelompok tani, dalam mengembangkan tanaman jagung tersebut.
"Kami harap dengan perawatan yang maksimal dan penanganan dini terhadap serangan jamur, hasil panen jagung pipil di lahan Asta Cita dapat optimal nantinya," terang Kapolsek Pangkalan Kerinci.
Ditambahkan Kapolsek, dalam pengecekan rutin yang dilakukan Bhabinkamtibmas antara lain melaksanakan pengecekan langsung ke lapangan, monitoring perawatan rutin antisipasi serangan hama, berkoordinasi dengan PPL Pangkalan Kerinci Barat untuk pengawasan tahapan budidaya.
Serta membantu kelompok tani dalam menjembatani kebutuhan saprodi dan perawatan kepada pihak terkait. Laporan ini juga disampaikan kepada pimpinan sebagai bahan evaluasi ke depan.(Sa)