Coaching Clinic PAB Digelar di Pekanbaru, Dorong Layanan Pelabuhan Makin Efisien dan Terintegrasi

Sabtu, 08 Agustus 2026 - 15:48:00 WIB

kegiatan Coaching Clinic Implementasi PAB Tahap 4 yang digelar di Hotel Bono Pekanbaru, Selasa (4/8/2026).

PEKANBARU--(KIBLATRIAU.COM)--Dalam rangka meningkatkan efisiensi dan transparansi layanan perdagangan antar pulau terus dilakukan melalui penguatan implementasi Perdagangan Antarpulau Barang (PAB).

Hal itu dibahas dalam kegiatan Coaching Clinic Implementasi PAB Tahap 4 yang digelar di Hotel Bono Pekanbaru, Selasa (4/8/2026).

Kegiatan tersebut diikuti 42 pelaku usaha dan pemilik barang di wilayah kerja Pekanbaru. Pelaksanaan kegiatan melibatkan Kementerian Perdagangan dan Industri RI, Kantor Kesyahbandaran dan Otoritas Pelabuhan (KSOP) Kelas II Pekanbaru, serta PT Pelabuhan Indonesia (Persero) Group yang berada di Pekanbaru.

General Manager Pelindo Pekanbaru, Yulfiatmi turut hadir dalam kegiatan yang dibuka Kepala KSOP Kelas II Pekanbaru, Sadeli.

Dalam sambutannya, Sadeli mengatakan bahwa implementasi PAB diharapkan dapat mendukung penerbitan akses masuk barang ke area pelabuhan secara lebih terintegrasi.

“Melalui implementasi PAB diharapkan dapat mendukung penerbitan akses masuk barang ke area pelabuhan secara terintegrasi, meningkatkan efisiensi layanan, serta mendorong terciptanya tata kelola logistik nasional yang semakin transparan dan akuntabel,” terangnya.

Menurutnya, Coaching Clinic menjadi ruang untuk memperkuat komunikasi antara pemerintah, operator pelabuhan, maupun para pelaku usaha. Forum tersebut juga diharapkan dapat menghasilkan solusi terhadap berbagai tantangan dalam implementasi PAB.

“Harapannya melalui Coaching Clinic ini dapat terjalin diskusi yang konstruktif, saling bertukar informasi, serta menghasilkan solusi dan langkah-langkah strategis untuk meningkatkan efisiensi proses pelayanan, kepatuhan terhadap regulasi dan sinergi antarinstansi maupun para pelaku usaha,” sambung Sadeli.

Sementara itu, materi terkait PAB disampaikan oleh tim dari Lembaga National Single Window (LNSW). Pembahasan difokuskan pada peningkatan pemahaman sekaligus kesiapan para peserta dalam penerapan PAB untuk mendukung kelancaran perdagangan antarpulau.

Kegiatan berlangsung secara interaktif melalui sesi diskusi dan pendalaman materi. Para peserta mendapatkan pemahaman mengenai sistem digital yang nantinya mengintegrasikan layanan dengan informasi kedatangan kapal.

Salah satu tujuan penerapan sistem tersebut adalah menyederhanakan proses administrasi. Agen pelayaran diharapkan cukup melakukan penginputan data satu kali sehingga informasi dapat digunakan secara terintegrasi dalam proses pelayanan.

Digitalisasi ini diharapkan dapat mengoptimalkan pelayanan arus barang dan kapal di Pelabuhan Pekanbaru. Selain meningkatkan efisiensi, penerapan sistem terintegrasi juga diarahkan untuk memperkuat kepatuhan terhadap regulasi serta mendukung tata kelola logistik yang lebih transparan.

Dengan keterlibatan pelaku usaha, operator pelabuhan dan instansi terkait, Coaching Clinic PAB Tahap 4 di Pekanbaru diharapkan menjadi bagian dari penguatan kesiapan implementasi sistem sekaligus memperlancar aktivitas perdagangan antarpulau di wilayah tersebut. ***