POSSI Batam Cetak Peselam Masa Depan Menuju PON 2028

Selasa, 25 Agustus 2026 - 14:38:06 WIB

Agenda Discovery Scuba yang digelar pada Selasa (25/8/2026) di Kolam Harapan Utama, Batam Kota.

​BATAM--(KIBLATRIAU.COM)--  Pengurus Persatuan Olahraga Selam Seluruh Indonesia (POSSI) Kota Batam mengambil langkah terobosan dalam membina atlet muda di Kepulauan Riau.Hal ini,  mengingat minimnya kepengurusan POSSI di tingkat kabupaten/kota lain di Kepri, POSSI Batam menargetkan langsung meloloskan atletnya ke ajang Pekan Olahraga Nasional (PON) melalui jalur Pra-PON 2027 mendatang.

​Langkah awal dari strategi besar ini diwujudkan melalui agenda Discovery Scuba yang digelar pada Selasa (25/8/2026) di Kolam Harapan Utama, Batam Kota.

Kegiatan pengenalan dan pelatihan teknis ini diikuti oleh 24 peserta, yang terdiri dari 19 atlet muda potensial serta 5 pengurus POSSI Kota Batam.

Terobosan Restrukturisasi dan Pembentukan Klub Baru

 

​Ketua Umum POSSI Kota Batam, Ripka Sembiring, menjelaskan bahwa agenda ini merupakan tindak lanjut langsung dari restrukturisasi organisasi serta pelantikan pengurus dan lima klub selam baru pada 19 Juli 2026 lalu. Langkah tersebut menambah kekuatan POSSI Batam yang sebelumnya hanya menaungi satu klub selama bertahun-tahun.


​"Awalnya POSSI Kota Batam hanya punya satu klub selam bertahun-tahun. Lalu pada 19 Juli 2026, kami melantik lima klub tambahan sehingga kini resmi menjadi enam klub. Tepat sebulan kemudian, kami gelar Discovery Scuba ini sebagai pengenalan awal alat-alat selam bagi para atlet," terang Ripka Sembiring saat ditemui di lokasi kegiatan.

​Ripka menambahkan, pemilihan kolam renang sebagai lokasi awal pelatihan didasari oleh faktor keselamatan (safety reason), mengingat mayoritas atlet binaan masih berusia muda. Sebelum diterjunkan ke laut lepas, para atlet harus memahami secara mendalam fungsi peralatan dasar, seperti tabung oksigen, rompi BCD (Buoyancy Control Device), weight belt (pemberat), hingga penggunaan tiga jenis selang regulator keselamatan.

Target Ambisius: Menembus Pra-PON 2027 dan PON 2028

​Di balik pelatihan ini, terkuak target besar yang diusung pengurus. Selama ini, cabang olahraga selam Kepri terhambat masuk ke Pekan Olahraga Provinsi (Porprov) karena regulasi mewajibkan minimal adanya kepengurusan aktif di empat kabupaten/kota. Karena cabang selam hanya aktif di Kota Batam, POSSI Batam memilih tidak berpangku tangan dan langsung membidik kejuaraan tingkat nasional.


​"Untuk masuk Porprov harus ada empat kabupaten/kota, sedangkan di Kepri hanya Batam yang punya klub. Maka target kami adalah menembus Pra-PON 2027 untuk menuju PON 2028. Setelah adaptasi air tawar ini matang, atlet akan kami bawa latihan ke laut, seleksi alam, hingga program sertifikasi resmi," papar Ripka optimis.


POSSI Batam juga berencana memperluas cakupan nomor tanding. Jika selama ini atlet Kepri hanya berfokus pada nomor finswimming (renang sirip), ke depan mereka disiapkan untuk menguasai nomor OBA (Orientasi Bawah Air) yang membutuhkan keahlian navigasi dan penggunaan alat scuba secara penuh.

Nazra Swim School Respon Peluang Karir dan Pembinaan Multitalenta

​Klub renang Nazra Swim School menjadi salah satu peserta  dalam agenda ini  dengan menurunkan 5 atlet terpilih dan didampingi 3 pelatih. Head Coach Nazra Swim School, Mazlan, saat ditemui awak media menilai program ini sebagai jembatan emas bagi para atlet renang lintasan biasa untuk mengepakkan sayap ke cabang olahraga air yang lebih spesifik dan berprestasi.


​Menurut Mazlan, pemilihan 5 atletnya dilakukan secara terukur dengan menilai keterampilan dasar renang, tingkat kenyamanan di dalam air, serta daya adaptasi fisik dan mental terhadap instruksi teknis.

*​Tantangan Transisi Atlet Renang Lintasan ke Scuba Diving

​Adaptasi Beban Peralatan: Atlet harus terbiasa dengan berat tabung udara dan rompi BCD saat di darat, serta perubahan mekanika kayuhan kaki akibat penggunaan fins.
​Perubahan Pola Bernapas: Beralih dari pola napas ritmis eksplosif (hidung/mulut) ke pernapasan regulator penuh via mulut secara perlahan, tenang, dan konsisten di bawah air.


​Kontrol Daya Apung (Buoyancy): Mengubah fokus dari dorongan horizontal cepat di permukaan menjadi kontrol melayang stabil di kedalaman air tertentu.
​Dampak Positif Bagi Perkembangan Fisik dan Mental
​Meski terdapat perbedaan teknik yang signifikan, Mazlan menegaskan bahwa latihan Discovery Scuba ini memberikan nilai tambah yang luar biasa bagi performa atlet renang di lintasan biasa.

​Penggunaan fins secara intensif terbukti memperkuat otot quadriceps, betis, dan fleksibilitas pergelangan kaki, yang secara langsung meningkatkan kick power atlet saat kembali bertanding di kolam renang. Selain itu, teknik bernapas dengan regulator memperluas kapasitas paru-paru dan melatih ketenangan kontrol oksigen.


​"Pengalaman menyelam di kedalaman memberikan dorongan mental yang sangat besar. Atlet menjadi lebih percaya diri dan mampu mengendalikan rasa panik (panic control). Ketangguhan mental inilah yang sangat dibutuhkan saat mereka bersaing ketat di kejuaraan," tutur Mazlan.(Indra.S)