Lapas Kelas IIA Pekanbaru Bagikan Masker kepada Warga Binaan, Antisipasi Dampak Kabut Asap

Rabu, 26 Agustus 2026 - 12:12:23 WIB

Pemasyarakatan (Lapas) Kelas IIA Pekanbaru melakukan langkah cepat dengan membagikan masker kepada seluruh warga binaan, tanpa terkecuali, Rabu (26/8/2026).

PEKANBARU--(KIBLATRIAU.COM)--Mengantisipasi dampak kabut asap akibat kebakaran hutan dan lahan (karhutla) yang melanda wilayah Riau dan sekitarnya, Lembaga Pemasyarakatan (Lapas) Kelas IIA Pekanbaru melakukan langkah cepat dengan membagikan masker kepada seluruh warga binaan, tanpa terkecuali, Rabu (26/8/2026).

Pembagian masker ini dilakukan sebagai bentuk kepedulian Lapas Pekanbaru terhadap kesehatan warga binaan, khususnya dalam menghadapi kondisi kualitas udara yang terdampak kabut asap. Mengingat jumlah warga binaan yang cukup padat atau crowded di dalam kamar hunian, langkah pencegahan perlu dilakukan secara maksimal untuk meminimalisir risiko terjadinya gangguan kesehatan, terutama penyakit saluran pernapasan.

Kepala Lapas Kelas IIA Pekanbaru, Eko Ari Wibowo, memerintahkan seluruh jajaran Seksi Bimbingan Narapidana dan Anak Didik (Binadik) serta jajaran Pengamanan untuk segera memberikan masker kepada seluruh warga binaan.

Pelaksanaan pembagian masker dipimpin langsung oleh Kepala Seksi Bimbingan Narapidana dan Anak Didik, Ridho Kurniawan didampingi Kepala Kesatuan Pengamanan Lapas Veazanol Kosuma serta Kepala Seksi Keamanan dan Tata Tertib, Heru Prabowo. Petugas memastikan masker dibagikan kepada seluruh warga binaan sebagai upaya perlindungan kesehatan di tengah kondisi kabut asap.

“Kesehatan warga binaan menjadi perhatian serius bagi kami. Dengan kondisi kabut asap yang saat ini terjadi, kami tidak ingin mengambil risiko. Oleh karena itu, saya telah memerintahkan jajaran Binadik dan Pengamanan untuk memastikan seluruh warga binaan mendapatkan masker tanpa terkecuali, terutama mengingat kondisi hunian yang cukup padat. Ini merupakan langkah pencegahan agar warga binaan dapat terhindar dari gangguan kesehatan dan penyakit pernapasan akibat paparan asap,” tegas Kalapas Eko Ari Wibowo.

Ia menambahkan bahwa pemberian masker diharapkan dapat memberikan rasa aman dan nyaman kepada warga binaan, terutama saat menjalankan aktivitas di luar kamar maupun di area terbuka.

Selain pembagian masker, Lapas Pekanbaru juga terus meningkatkan kesiapsiagaan pelayanan kesehatan. Dokter dan tenaga kesehatan Lapas Pekanbaru disiagakan untuk memberikan penyuluhan kepada warga binaan mengenai pentingnya menjaga kesehatan di tengah kondisi kabut asap, sekaligus memberikan pemeriksaan dan penanganan medis bagi warga binaan yang mengalami keluhan kesehatan.

“Kami berharap dengan adanya pembagian masker ini, warga binaan tetap dapat beraktivitas dengan lebih tenang dan kesehatan mereka tetap terjaga. Namun demikian, kami juga menyiagakan dokter dan tenaga kesehatan untuk terus melakukan pemantauan, memberikan edukasi, serta menangani warga binaan yang mengalami gangguan kesehatan,” tambah Eko Ari Wibowo.

Salah satu warga binaan yang menerima masker Ahmad  menyampaikan rasa terimakasihnya kepada jajaran Lapas Pekanbaru yang hadir memberikan masker bagi warga binaan, menurutnya hal ini sangat baik bagi warga binaan di tengah keterbatasan masker yang ada di kamar hunian.

"Kami terus terang sangat bersyukur, kesehatan kami di perhatikan dan jaga dengan baik oleh petugas. Semoga maskernya tetap diberikan berkala supaya nantinya sampai karhutla ini mereda, kami bisa beraktivitas dengan tenang" ujar Ahmad.

Melalui langkah preventif tersebut, Lapas Kelas IIA Pekanbaru berkomitmen untuk terus memberikan perlindungan dan pelayanan kesehatan yang optimal bagi seluruh warga binaan. Pembagian masker menjadi salah satu bentuk nyata kesiapsiagaan jajaran Lapas Kelas IIA Pekanbaru dalam menghadapi dampak kabut asap serta menjaga kesehatan seluruh penghuni dan petugas pemasyarakatan.***