Pembuktian Calon Juara
Barcelona Vs Feyenoord
Bola.com--(KIBLATRIAU.COM)-- Barcelona akan memulai perjalanan mereka di babak liga Liga Champions 2026/27 pada Rabu (9/9) malam nanti dengan menjamu raksasa Belanda, Feyenoord, di kandang sendiri. Tim asal Catalunya ini mengincar gelar juara Eropa untuk pertama kalinya sejak 2015, sementara Feyenoord sendiri juga pernah merasakan manisnya trofi kompetisi ini, yaitu pada tahun 1970.Memasuki musim baru, Barcelona tampil sangat impresif. Mereka berhasil meraih empat kemenangan beruntun di La Liga, masing-masing atas Elche, Athletic Bilbao, Rayo Vallecano, dan Valencia, dengan total 17 gol tercipta. Hasil sempurna ini membawa mereka kokoh di puncak klasemen sementara. Meskipun ambisi meraih gelar domestik tetap membara, tak bisa dipungkiri bahwa trofi Liga Champions menjadi target utama bagi skuad asuhan Hansi Flick musim ini.
Terakhir kali Barcelona mengangkat si kuping besar adalah pada 2015, yang menjadi gelar Eropa kelima mereka. Namun, pada edisi 2025-26, langkah mereka terhenti di perempat final setelah dikalahkan oleh Atletico Madrid. Sebelumnya, pada musim 2024-25, mereka berhasil menembus semifinal, tetapi gagal melangkah lebih jauh karena pertahanan yang rapuh. Masih menjadi tanda tanya apakah lini belakang Barcelona kali ini cukup tangguh untuk membawa mereka meraih gelar, namun satu hal yang pasti, kualitas lini serang mereka benar-benar luar biasa.
Menariknya, Barcelona dan Feyenoord baru bertemu dua kali sepanjang sejarah, dan keduanya terjadi pada babak 16 besar Liga Champions musim 1974-75. Saat itu, Barcelona keluar sebagai pemenang dengan agregat 3-0.Di sisi lain, Feyenoord tentu menyadari betapa berat tantangan yang akan mereka hadapi. Namun, mereka juga memulai musim dengan baik, mencatatkan tiga kemenangan dan tak terkalahkan dalam lima pertandingan. Anak asuh Giovanni van Bronckhorst, yang musim lalu finis sebagai runner-up Eredivisie, datang ke laga ini dengan percaya diri usai menang 3-1 atas Nijmegen. Bahkan, mereka belum pernah kalah di semua kompetisi, termasuk laga uji coba, sejak awal Maret.
Feyenoord tentu memiliki kenangan manis di kompetisi Eropa, ketika mereka menjadi juara pada 1970 usai mengalahkan Celtic 2-1 di partai final. Kala itu, Ove Kindvall dan Ruud Geels menjadi mesin gol dengan total 13 gol sepanjang turnamen. Namun, catatan terbaru mereka di pentas Eropa kurang menggembirakan. Pada musim 2025-26, mereka gagal lolos dari babak grup Liga Europa, dan bahkan tersingkir di babak kualifikasi ketiga Liga Champions. Penampilan terbaik mereka di ajang ini terjadi pada musim 2024-25, saat berhasil mencapai babak 16 besar sebelum akhirnya dihabisi Inter Milan dengan agregat 4-1.(Net/Hen)
Susunan Pemain
Barcelona vs Feyenoord Barcelona (4-2-3-1): J.Garcia; Espart, Cubarsi, Christensen, Kounde; Pedri, Bernal; Gordon, Olmo, Yamal Raphinha
Pelatih: Hansi Flick
Feyenoord (4-3-3): Ernst; Marmol, Watanabe, Juste, Read; Targhalline, Zechiel, Vanhoutte; Diarra, Ferri, Valente
Pelatih: Giovanni van Bronckhorst