4 Nabi Diyakini Masih Hidup, di Mana Sekarang?

Selasa, 22 September 2026 - 07:32:57 WIB

Ilustrasi doa nabi

JAKARTA--(KIBLATRIAU.COM)--Allah SWT mengutus para nabi dan rasul untuk setiap umat pada zamannya. Meski tugas untuk umat telah selesai, ada beberapa nabi yang diyakini masih hidup sampai sekarang.Keyakinan akan nabi-nabi yang masih  hidup ini mengacu pada riwayat yang menceritakan kisah akhir mereka. Ada yang diangkat ke langit dan ada pula yang diyakini masih mengembara di bumi.Siapa saja mereka? Berikut penjelasannya.

1. Nabi Isa AS
Nabi Isa AS putra Maryam diyakini masih hidup sampai hari ini. Allah SWT mengangkatnya ke langit. Dalam banyak hadits shahih tentang akhir zaman dikatakan Nabi Isa AS kelak akan muncul lagi untuk membunuh Dajjal. Munculnya Nabi Isa AS akan  menjadi salah satu tanda kiamat.Diriwayatkan Abu Syuraihah Hudzaifah bin Usaid, ia mengatakan Rasulullah SAW bersabda:

"Kiamat tidak akan terjadi sebelum kalian melihat sepuluh tanda-tandanya: (1) terbitnya matahari dari barat, (2) asap, (3) binatang melata, (4) munculnya Ya'juj dan Ma'juj, (5) keluarnya Dajjal, (6) munculnya Isa bin Maryam, (7) tiga gerhana; gerhana di barat  (8) gerhana di timur, (9) gerhana di Jazirah Arab, (10) api yang keluar dari dasar Aden yang menggiring manusia atau mengumpulkan manusia dan bersama mereka di mana saja berada." (HR Muslim, Ahmad, dan lainnya. Ibnu Katsir mengatakan hadits ini  shahih)

2. Nabi Idris AS
Nabi Idris AS adalah orang pertama dari keturunan Adam yang diangkat sebagai nabi setelah Nabi Adam AS dan Nabi Syits AS, menurut Ibnu Katsir dalam Qashashul Anbiya terjemahan Abdullah Haidir. Allah SWT memberinya kedudukan dan sifat jujur.Salah satu kisah populer tentang kehidupan Nabi Idris AS adalah tatkala diangkat ke langit. Menurut riwayat yang dikatakan Ibnu Abi Najih dari Mujahid, Nabi Idris AS masih dalam kondisi hidup ketika diangkat ke langit.Muncul keyakinan Nabi Idris AS belum meninggal dunia sampai sekarang. Namun, hal ini diperselisihkan. 

Pendapat lain mengacu pada riwayat Kaab, Nabi Idris AS diangkat ke langit ke empat selagi masih hidup kemudian nyawanya dicabut di sana.Imam Bukhari dan Muslim meriwayatkan, Rasulullah SAW saat Isra Miraj bertemu dengan Nabi Idris AS di langit keempat. Mujahid berpendapat maksud firman Allah SWT "Dan Kami telah mengangkatnya ke martabat yang tinggi" (QS Maryam: 57)  adalah Nabi Idris AS diangkat dan tidak mati sebagaimana diangkatnya Nabi Isa AS.

3. Nabi Ilyas AS
Nabi Ilyas AS diutus Allah SWT di negeri Ba'labak, barat Damaskus, pada suatu kaum penyembah berhala bernama Ba'l. Namun, kaum tersebut tetap membangkang bahkan berencana membunuh sang rasul.Ada keyakinan bahwa Nabi Ilyas AS masih hidup. Keyakinan ini bersandar pada riwayat yang menerangkan Nabi Ilyas AS dan Nabi Khidir AS setiap tahun pada bulan Ramadan bertemu di Baitul Maqdis dan keduanya menunaikan haji serta minum air  
zamzam. Namun, pendapat ini dibantah oleh Ibnu Katsir karena tidak ada satu pun riwayat tersebut yang shahih.

Kisah lain yang membuat Nabi Ilyas AS diyakini masih hidup adalah ketika malaikat maut akan mencabut nyawanya. Kala itu, Nabi Ilyas AS bersedih dan menangis karena jika dirinya meninggal, dia tidak bisa lagi berzikir kepada Allah SWT. Akhirnya, Allah  SWT memerintahkan malaikat maut menunda pencabutan nyawa dan memberikan kesempatan Nabi Ilyas AS untuk terus berzikir.

4. Nabi Khidir AS
Nabi Khidir AS tidak masuk dalam jajaran 25 nabi dan rasul yang wajib diketahui dan diimani umat Islam. Namun, kisahnya populer karena pertemuannya dengan Nabi Musa AS dan para wali serta keyakinan bahwa dia masih hidup.Ibnu Atha'illah as-Sakandari dalam Latha'iful Minan terjemahan Abu Yazid al-Basthomi mengatakan para sufi sepakat Nabi Khidir AS masih hidup. Setiap wali di setiap zaman dikabarkan telah bertemu dan mengambil ilmu darinya. Kabar ini sangat terkenal  sampai mencapai tingkat mutawatir dan tidak terbantahkan.

Dalam buku Khidir as. Nabi Misterius, Penguasa Samudra yang Berjalan Secepat Kilat susunan Mahmud asy-Syafrowi dikatakan Nabi Khidir AS masih hidup dengan jasadnya hingga sekarang dan baru akan meninggal kelak di akhir zaman. Ini adalah  pendapat jumhur ulama, orang-orang saleh, guru tarekat, dan kaum sufi pada umumnya.(Net/Hen)