Apa Itu Istilah Load Management? Strategi Membuat Rice dan Palmer Mundur dari Timnas Inggris
Cole Palmer dan Declan Rice berebut bola dalam laga Liga Inggris antara Chelsea vs Arsenal di Emirates Stadium, 1 Maret 2026.
Bola.com--(KIBLATRIAU.COM)-- Istilah "load management" belakangan muncul dalam pemberitaan sepak bola setelah Declan Rice dan Cole Palmer mundur dari Timnas Inggris.Istilah load management digunakan untuk menggambarkan pengelolaan beban fisik pemain agar tidak berlebihan.Load management sebenarnya lebih dahulu dikenal dalam olahraga Amerika Serikat, terutama bola basket.Namun, konsep tersebut mulai digunakan dalam sepak bola, khususnya untuk mengatur beban latihan dan pertandingan pemain dalam periode tertentu.Lantas, apa sebenarnya load management? Apakah hanya istilah modern untuk menyebut pemain yang sedang diistirahatkan?The Athletic membedahnya melalui sebuah ulasan.
Geoff Scott, spesialis medis dan performa yang pernah bekerja bersama sejumlah klub Premier League, menjelaskan load management bukan sekadar memberikan waktu istirahat."Load management jelas bukan sekadar istirahat," ujar Scott kepada The Athletic.Menurutnya, load management merupakan upaya mengendalikan peningkatan beban yang diterima pemain dalam jangka panjang. Proses tersebut membutuhkan waktu berminggu-minggu untuk membawa pemain ke kondisi optimal.
Pramusim menjadi satu di antara periode penting dalam proses tersebut. Pemain dibangun secara bertahap agar mampu menghadapi tuntutan pertandingan ketika kompetisi dimulai.Pada praktiknya, beban pemain dipantau menggunakan data GPS. Jarak total yang ditempuh, jarak sprint, akselerasi, dan deselerasi dalam latihan maupun pertandingan semuanya dicatat."Load management adalah memastikan tidak terjadi lonjakan beban yang berlebihan," ungkap Scott.
Declan Rice menjadi contoh pemain dengan beban pertandingan tinggi. Ia telah tampil 76 kali untuk Arsenal dan Timnas Inggris sejak awal musim lalu.Jumlah tersebut termasuk tujuh pertandingan di Piala Dunia, 36 dari 38 laga Premier League, serta 19 pertandingan di kompetisi piala pada musim 2025/2026.Setelah Piala Dunia 2026 yang berakhir pada 18 Juli bagi Rice, ia kemungkinan direkomendasikan mendapat waktu istirahat selama dua atau tiga pekan. Namun, ia sudah kembali bermain pada 16 Agustus di Community Shield.
Scott mengatakan beban berlebihan dalam waktu panjang dapat meningkatkan risiko masalah fisik.Cedera seperti masalah tendon Achilles atau tendon patela dapat muncul akibat beban berlebih dalam jangka panjang, sementara kelelahan ekstrem dalam periode lebih singkat bisa memicu cedera otot.Rice kemudian mundur dari skuad Inggris, dengan keputusan tersebut kemungkinan berdasarkan pertimbangan medis Arsenal.Sementara itu, kondisi Cole Palmer berbeda. Ia hanya bermain 16 pertandingan sejak awal April dan memiliki jumlah menit bermain jauh lebih sedikit daripada Rice.
Namun, Palmer memiliki masalah pangkal paha yang terus berulang. Chelsea dan Palmer sebelumnya memilih mengelola masalah tersebut dari hari ke hari, alih-alih menjalani operasi.Scott menjelaskan, load management hampir selalu berkaitan dengan cedera sebelumnya atau cedera kronis yang sedang dikelola."Masalah tersebut dapat menoleransi beban tertentu, tetapi bukan latihan setiap hari atau bermain di setiap pertandingan.
Tim medis dapat mengurangi beban sebagai bagian dari penanganan masalah tersebut," ujarnya.Dengan demikian, load management tidak selalu berarti pemain memiliki jumlah pertandingan yang terlalu banyak.Pengelolaan beban juga dapat diterapkan ketika pemain memiliki masalah fisik yang membutuhkan pembatasan aktivitas.Dalam kasus Rice dan Palmer, penerapannya berbeda: Rice memiliki beban pertandingan yang sangat tinggi, sedangkan Palmer harus mengelola masalah pangkal paha yang terus berulang.(Net/Hen)