Mahasiswa PPG Universitas Riau Sosialisasikan Pembuatan Alat Olahraga Sederhana di Siak Hulu

Rabu, 30 September 2026 - 18:08:00 WIB

Kelompok mahasiswa Program Profesi Guru (PPG) Prajabatan Pendidikan Jasmani, Kesehatan, dan Rekreasi (Penjaskes) Gelombang I Universitas Riau (UNRI)

SIAK HULU--(KIBLATRIAU.COM)-- Kelompok mahasiswa Program Profesi Guru (PPG) Prajabatan Pendidikan Jasmani, Kesehatan, dan Rekreasi (Penjaskes) Gelombang I Universitas Riau (UNRI) yang tergabung dalam kelompok Kreasi Olahraga Sederhana (KOS) menggelar sosialisasi dan pelatihan pembuatan alat olahraga sederhana.


Hal ini disampaikan salah seorang Dosen Penjaskes UIR Drs. Zulrafli M.Pd,  kepada  Kiblatriau.com,  Rabu (30/09/2026) di kampus UIR.


Dikatakan Zulrafli, pelaksanaan kegiatan tersebut dikawasan Pekan Olahraga Masyarakat, Kuaran, Kecamatan Siak Hulu, Pasir Putih.  


"Kegiatan yang merupakan bagian dari Projek Kepemimpinan mahasiswa PPG Prajabatan tersebut bertujuan mendorong masyarakat agar lebih aktif berolahraga dengan memanfaatkan bahan-bahan sederhana yang mudah ditemukan di lingkungan sekitar," ungkapnya.


Dalam kegiatan itu, mahasiswa memperkenalkan empat jenis alat olahraga hasil kreasi dari bahan bekas dan bahan alami, yakni Drill Training berbahan bambu, Cone dari batok kelapa, Jump Hurdle dari pipa, serta dumbel yang dibuat menggunakan semen dan pipa.


Sementara Ketua Kelompok KOS, Muhamad Razi, menjelaskan kegiatan tersebut digagas untuk menambah ketersediaan alat olahraga sekaligus memberikan alternatif sarana latihan yang terjangkau bagi masyarakat.
Menurutnya, berbagai alat olahraga tersebut dibuat menggunakan bahan sederhana, seperti bambu, batok kelapa, semen, dan pipa bekas yang relatif mudah diperoleh di lingkungan masyarakat.


“Kami ingin menunjukkan bahwa semangat berolahraga tidak harus bergantung pada alat mahal. Dengan kreativitas, barang bekas di sekitar kita bisa disulap menjadi alat latihan yang layak pakai,” sebut Razi.

Kegiatan diawali dengan penyampaian materi mengenai manfaat olahraga bagi kesehatan fisik dan mental. Selanjutnya, peserta mengikuti demonstrasi dan praktik langsung pembuatan alat olahraga bersama mahasiswa.
 

Rangkaian kegiatan ditutup dengan uji coba penggunaan alat yang melibatkan peserta dari berbagai kelompok usia, mulai dari anak-anak hingga orang dewasa.


Disisi lain Dosen pengampu sekaligus penanggung jawab kegiatan, Drs. Zulrafli, M.Pd., mengapresiasi inisiatif mahasiswa bimbingannya tersebut. Ia menilai kegiatan ini sejalan dengan semangat Catur Dharma Perguruan Tinggi, khususnya dalam aspek pengabdian kepada masyarakat.
“Projek Kepemimpinan seperti ini melatih mahasiswa PPG untuk tidak hanya menguasai teori, tetapi juga mampu membaca kebutuhan masyarakat dan memberikan solusi nyata secara mandiri dan kreatif,” sebut  Zulrafli.

Sementara itu, Ketua RW 06, Muskarbet, S.H., M.H., menyambut baik pelaksanaan kegiatan tersebut di wilayahnya. Ia berharap alat-alat olahraga yang telah dibuat dapat dimanfaatkan dan dirawat secara berkelanjutan oleh masyarakat.
“Kami atas nama warga RW 06 sangat mengapresiasi kegiatan adik-adik mahasiswa UNRI ini. Semoga alat-alat yang sudah dibuat bisa dirawat dan terus digunakan warga, terutama anak-anak muda di sini,” sebut Muskarbet.


Senada dengan itu, Ketua RT 02, Dahril, S.Sos., menilai kegiatan tersebut memberikan manfaat langsung bagi warga. Selain mendorong aktivitas olahraga, kegiatan ini juga mengajarkan keterampilan dalam mengolah barang bekas menjadi sesuatu yang bermanfaat.


“Kegiatan ini bukan hanya soal olahraga, tetapi juga mengajarkan warga cara memanfaatkan barang bekas, seperti batok kelapa. Kami berharap kegiatan seperti ini bisa berlanjut di RT kami,” terang Dahril.

Sebagai tindak lanjut, seluruh alat olahraga sederhana yang telah dibuat akan dihibahkan kepada pengurus Pekan Olahraga Masyarakat setempat. Penyerahan tersebut disertai panduan sederhana agar masyarakat dapat merawat, menggunakan, serta membuat kembali alat serupa secara mandiri di lingkungan masing-masing.


Melalui kegiatan ini, mahasiswa PPG Prajabatan Universitas Riau berharap tumbuh kesadaran masyarakat untuk menerapkan pola hidup sehat sekaligus meningkatkan kreativitas dalam memanfaatkan potensi dan sumber daya yang tersedia di lingkungan sekitar.(Syamsir S).