5 Keutamaan Sholat Dhuha, Amalan Sunnah Pembuka Pintu Rezeki

Senin, 12 Oktober 2026 - 07:35:44 WIB

Ilustrasi sholat Dhuha

JAKARTA--(KIBLATRIAU.COM)-- Semasa hidupnya, Rasulullah SAW senantiasa mendirikan sholat dhuha. Beliau juga berpesan kepada para sahabat dan umat Islam agar mengerjakannya.Sholat dhuha adalah amalan yang dikerjakan pada waktu pagi setelah matahari terbit hingga menjelang waktu zuhur.Dalam riwayat dari Abu Hurairah RA, ia bercerita."Kekasihku SAW mewasiatkan kepadaku tiga hal, yaitu puasa tiga hari setiap bulan, dua rakaat sholat dhuha, dan sholat witir sebelum tidur." (HR Bukhari dan Muslim)

Dikutip dari buku Panduan Shalat Lengkap karya Sa'id bin Ali bin Wahaf Al-Qahthani, sholat dhuha hukumnya sunnah muakkad. Imam Nawawi dalam Syarhu an-Nawawi alaa Shahih Muslim menarjih bahwa sholat dhuha adalah sunnah muakad. Ia berkata, "Hadits-hadits tentang sholat dhuha secara keseluruhan, menurut ahlut tahqiq, sejalan dan tidak ada pertentangan satu dengan lainnya. Alhasil bahwa sunnah sholat dhuha adalah muakkad."

Hadits Keutamaan Sholat Dhuha
Merangkum buku Fikih 4 yang disusun Siti Khomisil Fatatil Aqillah dan Kiki Rejeki, disebutkan bahwa Rasulullah SAW bersabda tentang keutamaan sholat dhuha, berikut di antaranya:

1. Amalan Berpahala Sedekah
Dari Abu Dzar, ia berkata bahwa Rasulullah SAW bersabda:

يُصْبِحُ علَى كُلِّ سُلَامَى مِن أَحَدِكُمْ صَدَقَةٌ، فَكُلُّ تَسْبِيحَةٍ صَدَقَةٌ، وَكُلُّ تَحْمِيدَةٍ صَدَقَةٌ، وَكُلُّ تَهْلِيلَةٍ صَدَقَةٌ، وَكُلُّ تَكْبِيرَةٍ صَدَقَةٌ، وَأَمْرٌ بالمَعروفِ صَدَقَةٌ، وَنَهْيٌ عَنِ المُنْكَرِ صَدَقَةٌ، وَيُجْزِئُ مِن ذلكَ رَكْعَتَانِ يَرْكَعُهُما مِنَ الضُّحَى

Artinya: "Setiap ruas dari anggota tubuh di antara kalian pada pagi hari, harus dikeluarkan sedekahnya. Setiap tasbih adalah sedekah, setiap tahmid adalah sedekah, setiap tahlil adalah sedekah, setiap takbir adalah sedekah, menyuruh kebaikan adalah sedekah, dan mencegah kemungkaran adalah sedekah. Dan semua itu dapat disepadankan dengan mengerjakan sholat dhuha dua rakaat." (HR Muslim)

2. Dicukupi Kebutuhan Hidupnya
Dari Abu Darda, ia berkata bahwa Rasulullah SAW menjelaskan hadits Qudsi, Allah SWT berfirman:

يا ابنَ آدمَ اركعْ لي من أولِ النهارِ أربعَ ركَعاتٍ أكْفِكَ آخِرَه

Artinya: "Wahai anak Adam, rukuklah (sholatlah) karena Aku pada awal siang (sholat dhuha) empat rakaat, maka Aku akan mencukupi (kebutuhan)mu sampai sore hari." (HR Tirmidzi)

3. Amalan Sunnah Cadangan pada Hari Hisab
Rasulullah SAW bersabda:

إنَّ أوَّلَ ما يُحاسَبُ به العَبْدُ يَوْمَ القِيامةِ مِن عَمَلِه صَلاتُه، فإن صلَحَتْ فقدْ أَفلَحَ وأَنجَحَ، وإن فَسَدَتْ فقدْ خابَ وخَسِرَ، فإن انْتَقَصَ مِن فَريضتِه شيءٌ قالَ الرَّبُّ تَعالى: انْظُروا هلْ لعَبْدي مِن تَطَوُّعٍ، فُيُكَمَّلُ بها ما انْتَقَصَ مِن الفَريضةِ، ثُمَّ يكونُ سائِرُ عَمَلِه على ذلك

Artinya: "Sesungguhnya yang pertama kali dihisab pada diri hamba pada hari kiamat dari amalannya adalah sholatnya. Apabila benar (sholatnya) maka ia telah lulus dan beruntung, dan apabila rusak (sholatnya) maka ia akan kecewa dan rugi. Jika terdapat kekurangan pada sholat wajibnya, maka Allah berfirman, 'Perhatikanlah, jikalau hamba-Ku mempunyai sholat sunnah maka sempurnakanlah dengan sholat sunnahnya sekadar apa yang menjadi kekurangan pada sholat wajibnya. Jika selesai urusan sholat, barulah amalan lainnya." (HR An-Nasa'i, Abu Dawud, Tirmidzi, dan Ibnu Majah)

4. Amalan yang Menghapus Dosa
مَنْ حَافَظَ عَلَى شُفْعَةٍ الضُّحَى غُفِرَلَهُ ذُنُوْبَهُ وَ اِنْ كَانَتْ مِثْلُ زَبَدِ الْبَخْرِ

Artinya: "Barang siapa yang menjaga sholat dhuha, maka dosa dosanya akan diampuni walau sebanyak buih di lautan." (HR Tirmidzi, Ibnu Majah, dan Ahmad)

5. Dibangunkan Istana di Surga
Dari Anas bin Malik yang mengatakan bahwa Rasullah SAW bersabda:

مَن صلَّى الضّحى ثِنْتَيْ عشرة ركعة بَنى الله له قَصرا من ذَهب في الجنَّة

Artinya: "Barang siapa sholat dhuha dua belas rakaat, maka Allah akan membangun baginya istana dari emas di surga." (HR Tirmidzi dan Ibnu Majah). (Net/Hen)