Lapas Narkotika Kelas IIB Rumbai Terima Bantuan Pupuk Organik dari PLN untuk Tanaman Ketahanan Pangan
Lapas Narkotika Kelas IIB Rumbai menerima bantuan pupuk organik dari pemanfaatan Fly Ash Bottom Ash (FABA) dari PLN Unit Distribusi Riau Kepri dan PLN Nusantara Power Unit PLTU Tenayan kemarin
PEKANBARU--(KIBLATRIAU.COM,)-- Lapas Narkotika Kelas IIB Rumbai menerima bantuan pupuk organik dari pemanfaatan Fly Ash Bottom Ash (FABA) dari PLN Unit Distribusi Riau Kepri dan PLN Nusantara Power Unit PLTU Tenayan yang digunakan untuk kegiatan pemupukan tanaman ketahanan pangan di lingkungan Lapas kemarin.
Kegiatan ini merupakan bagian dari sinergi antara Lapas Narkotika Rumbai dengan PLN dalam mendukung program TJSL dan kepedulian terhadap lingkungan. Diketahui bahwa FABA ini merupakan sisa pembakaran batu bara dari PLTU, setelah diolah menjadi pupuk organik, terbukti efektif untuk meningkatkan kesuburan tanah dan pertumbuhan tanaman.
Pupuk organik dari bantuan PLN tersebut langsung diaplikasikan pada tanaman ketahanan pangan yang dibudidayakan oleh Warga Binaan Pemasyarakatan (WBP) dengan bimbingan petugas. Tanaman yang dipupuk meliputi sayuran, buah-buahan, dan tanaman produktif lainnya yang menjadi bagian dari program pembinaan kemandirian WBP.
Kepala Lapas Narkotika Kelas IIB Rumbai Ismadi menyampaikan bahwa kegiatan ini memiliki banyak manfaat. Selain menyuburkan tanaman, juga mengedukasi WBP tentang pemanfaatan limbah menjadi sesuatu yang berguna dan bernilai ekonomis, serta mendukung terwujudnya lingkungan lapas yang hijau, bersih, dan produktif.
Diharapkan melalui kerja sama pemanfaatan FABA ini, program ketahanan pangan di Lapas Narkotika Rumbai dapat berjalan berkelanjutan, hasil panen meningkat, dan WBP mendapatkan keterampilan baru di bidang pertanian organik yang dapat bermanfaat setelah mereka kembali ke masyarakat. Saat ini juga Lapas Narkotika Kelas IIB Rumbai sedang menyusun dan menyiapkan kerja sama dalam pemanfaatan FABA untuk untuk diolah menjadi paving blok di dalam Lapas Narkotika Rumbai.***