4 Fakta Menarik Uji Coba Yordania hadapi Timnas Indonesia

Kamis, 15 Oktober 2026 - 08:14:58 WIB

Starting XI Timnas Indonesia saat menghadapi Singapura dalam laga pertama Grup A FIFA ASEAN Cup 2026

Bola.com--(KIBLATRIAU.COM)-- Timnas Indonesia dijadwalkan menghadapi Yordania dalam laga uji coba pada FIFA Matchday November 2026.Pertandingan ini berpotensi menjadi satu di antara agenda penting bagi Skuad Garuda setelah menjuarai  FIFA ASEAN Cup 2026.Duel Yordania kontra Indonesia direncanakan berlangsung di Stadion Internasional Amman, 13 November 2026.Meski begitu, PSSI masih mengkaji rencana tersebut dengan mempertimbangkan situasi keamanan di Timur Tengah  yang kembali bergejolak.Jika pertandingan terlaksana, Yordania akan menjadi lawan yang menarik bagi Timnas Indonesia. Selain memiliki peringkat FIFA lebih baik, Yordania juga baru saja tampil di putaran final Piala Dunia 2026.Ada sejumlah fakta menarik  yang layak dicermati dari rencana pertemuan kedua tim. Berikut ulasannya.


Timnas Indonesia memiliki catatan kurang menggembirakan saat menghadapi Yordania. Berdasarkan data 11v11, kedua negara telah bertemu lima kali dan seluruh pertandingan berakhir dengan kemenangan bagi Yordania.Pertemuan pertama berlangsung  dalam laga persahabatan pada 12 Februari 2004. Ketika itu, Indonesia harus mengakui keunggulan Yordania dengan skor 1-2.Dalam tiga pertandingan persahabatan berikutnya, Timnas Indonesia kembali menelan kekalahan masing-masing dengan skor 0-1,  0-5, dan 1-4.Kedua tim terakhir bertemu pada 2022 dalam kualifikasi Piala Asia 2023. Hasilnya, Indonesia kembali kalah 0-1.Laga pada November mendatang bisa menjadi kesempatan bagi Tim Garuda untuk memperbaiki catatan pertemuan tersebut.

Fakta menarik lainnya terletak pada sosok pelatih kedua tim. Yordania kini ditangani Badou Zaki setelah berada di bawah arahan Jamal Sellami hingga Piala Dunia 2026.Badou Zaki ditunjuk sebagai pelatih kepala pada Juli 2026. Sejauh ini, ia memimpin  Yordania dalam dua pertandingan yang sama-sama berakhir imbang, yakni 1-1 melawan Suriah dan 0-0 kontra Venezuela.Sementara itu, Timnas Indonesia ditangani John Herdman yang menggantikan Patrick Kluivert. Pelatih asal Kanada itu telah bekerja  selama sembilan bulan bersama Skuad Garuda.Dalam 12 pertandingan yang dipimpinnya, Herdman mencatatkan delapan kemenangan, dua hasil imbang, dan dua kekalahan.Pertemuan nanti berpotensi menjadi kesempatan bagi kedua pelatih untuk kembali  mengukur kemampuan tim masing-masing.

Yordania memiliki keunggulan cukup jauh dibandingkan Timnas Indonesia dalam peringkat FIFA. Berdasarkan data yang tercantum, Yordania menempati posisi ke-72 dengan koleksi 1.350,88 poin.Yordania juga masuk jajaran 10 besar Asia dan baru  mencatatkan sejarah dengan tampil untuk pertama kalinya di Piala Dunia 2026.Di sisi lain, Timnas Indonesia berada di peringkat ke-116 dengan 1.166,50 poin.Pertandingan melawan tim dengan peringkat lebih tinggi dapat menjadi kesempatan bagi Indonesia  untuk menambah poin FIFA.Besarnya tambahan poin akan bergantung pada hasil pertandingan dan perhitungan resmi FIFA.

Kendati kalah dalam peringkat FIFA, Timnas Indonesia unggul dalam estimasi nilai pasar pemain. Skuad Merah-Putih ditaksir memiliki nilai pasar total Rp399,52 miliar, lebih tinggi daripada Yordania yang mencapai Rp374,14 miliar.Jay Idzes menjadi  pemain dengan nilai pasar tertinggi di skuad Indonesia, yakni sekitar Rp243 miliar. Namun, peluangnya tampil melawan Yordania belum dapat dipastikan karena ia masih mengalami cedera.Kevin Diks menempati posisi berikutnya dengan estimasi nilai pasar  Rp86,91 miliar.Sementara itu, pemain termahal Yordania adalah Mousa Al-Tamari yang memperkuat Rennes di Ligue 1 Prancis. Nilai pasarnya diperkirakan mencapai Rp173,82 miliar.Perbandingan tersebut menunjukkan bahwa Indonesia memiliki  
keunggulan dalam estimasi nilai pasar skuad. Namun, pertandingan kedua tim tetap akan ditentukan oleh performa di lapangan.(Net/Hen)