Istri Tak Ingin Rujuk, Pedagang Tewas Gantung Diri di Rumah Kontrakan

Selasa, 03 November 2026 - 18:45:57 WIB

Seorang pedagang inisial SU (50) ditemukan tewas gantung diri di rumah kontrakannya di Jalan Pemda, Gang Muslim, Kecamatan Pangkalan Kerinci, Kabupaten Pelalawan, Senin (2/11/2026)

PELALAWAN--(KIBLATRIAU.COM)-- Seorang pedagang inisial SU (50) ditemukan tewas gantung diri di rumah kontrakannya di Jalan Pemda, Gang Muslim, Kecamatan Pangkalan Kerinci, Kabupaten Pelalawan, Senin (2/11/2026) malam sekitar pukul 20.45 WIB.

Diduga korban nekat mengakhiri hidupnya karena terlibat cekcok mulut dengan istrinya NN (40) yang tidak ingin rujuk, setelah sebulan lebih sudah pisah ranjang.

"Hasil pemeriksaan saksi-saksi, diduga pemicu korban bunuh diri, akibat cekcok dengan istrinya," ungkap Kapolres Pelalawan, AKBP Ahmad Nur Ari SSos SIK MH melalui Kapolsek Pangkalan Kerinci AKP Zulhendra, SH, MH, Selasa (3/11/2026).

Dijelaskan Kapolsek, bahwa sebelum kejadian, korban yang tinggal di rumah kontrakannya mendatangi tempat kerja istrinya di salah satu penjualan ayam kremes di Kota Pangkalan Kerinci.

Setelah sebelumnya antara korban dan istri ada memiliki masalah pribadi dan sudah tidak tinggal satu rumah lagi selama lebih kurang 1 bulan. Hingga mendatangi istrinya untuk membujuk pulang ke rumah.

Namun ditolak istrinya, dan menyampaikan sudah tidak mau melanjutkan hubungan pernikahan mereka. Membuat perasaan korban hancur dan kecewa.

"Kalau begitu mungkin kita nggak akan pernah ketemu lagi," ucap SU kepada istrinya seraya melangkah pergi.

Berselang beberapa waktu, sesampainya di rumah. Kemudian korban mengirim pesan  WhatsApp  kepada putranya," Ayah pergi do," dengan disertai foto tali nilon yang tergantung.

Mendapat kiriman pesan, anak kandung korban segera bergegas mendatang rumah orang tuanya. Tapi sesampainya di rumah ditemukan kondisi pintu terkunci dari dalam.

Setelah sempat memangil-manggil ayahnya, tapi tidak ada respon. Membuat putranya jadi curiga dan langsung mendobrak secara paksa pintu rumah orang tuanya.

Tapi setelah berhasil membuka pintu. Alangkah kagetnya, menemukan orang tuanya sudah tergantung di dalam rumah mengunakan tali nilon dengan kondisi kaku.

Selanjutnya sang anak segera membuka tali yang menjerat leher orang tuanya dibantu oleh Za dan di turunkan ke lantai. Dalam kondisi tidak sadarkan diri, korban segera dilarikan ke RS Amelia Medika.

Tapi Tuhan berkehendak lain, setelah dilakukan pemeriksaan oleh dokter diketahui korban sudah meninggal dunia. Usai mengakhiri hidupnya dengan cara gantung diri.

Personil Polsek Pangkalan Kerinci dan piket fungsi Polres Pelalawan yang mendapat laporan via 110 ada penemuan mayat segera turun ke lokasi dan melakukan olah tempat kejadian perkara (TKP) serta memasang polis line.

"Dari hasil olah TKP dan Visum dokter tidak ditemukan ada tanda-tanda kekerasan di seluruh tubuh korban. Sementara pihak Keluarga menolak untuk dilakukan autopsi karena sudah ikhlas menerima kematian korban dan membuat surat pernyataan," tutur Kapolsek. (Sa)