Sempena Hari Menanam Pohon  Indonesia

Pengurus PWI Riau Ikut Aksi Gotong Royong Lorong Hijau Tabulapot

Pengurus PWI Riau foto bersama

PEKANBARU--(KIBLATRIAU.COM)-- Bersempena Hari Menanam Pohon Indonesia yang diperingati setiap tanggal 28 November, Kementerian Lingkungan Hidup dan Kehutanan (Kemen LHK) RI mencanangkan program Hijaukan Pemukiman Untuk Indonesia Maju.

Di Provinsi Riau, program Hijaukan Pemukiman Untuk Indonesia Maju ini secara perdana diselenggarakan di Perumahan Cipta Karya Mandiri RW 23, Jalan Gajus, Kelurahan Sialangmunggu, Kecamatan Tuah Madani, Kota Pekanbaru, Ahad (05/12/2021) pagi.

Kegiatan yang dinamakan aksi gotong royong 'Lorong Hijau Tabulapot (Tanaman Buah Dalam Pot) dihadiri langsung oleh Tenaga Ahli Menteri LHK RI Bidang Komunikasi Digital dan Media Massa Dr Afni Zulkifli SAP MSi mewakili Menteri LHK Dr Ir Siti Nurbaya MSc, Walikota Pekanbaru Dr H Firdaus ST MT, Kepala BPDASHL Indragiri Rokan Irpana Nur SHut MSc didampingi Kepala Seksi Rehabilitasi Hutan dan Lahan BPDASHL KLHK Indragiri Rokan Desmantoro, Camat Tuah Madani Abdul Barri SIP, Lurah Sialang Munggu Fitri Yati, Ketua RW 23 Kelurahan Sialang Munggu Azwar, tokoh masyarakat serta ratusan masyarakat setempat.

Selain itu,  juga hadir jajaran Pengurus Persatuan Wartawan Indonesia (PWI) Riau yang mewakili Ketua PWI Riau Zulmansyah Sekedang antara lain Wakil Ketua Seksi Media TV dan Radio Denni Risman, Wakil Ketua Seksi Lingkungan Hidup dan Kehutanan Zulmiron, Wakil Seksi Organisasi Bambang Irawan Syahputra, Pengurus SIWO Hendri Agustira dan Anggota PWI Pokja Pekanbaru M Ikhwan.

Di sela-sela kegiatan, Tenaga Ahli Menteri LHK RI Bidang Komunikasi Digital dan Media Massa Dr Afni Zulkifli SAP MSi kepada wartawan menyampaikan, kegiatan aksi gotong royong 'Lorong Hijau Tabulapot (Tanaman Buah Dalam Pot) ini spiritnya dari Menteri LHK Dr Ir Siti Nurbaya MSc. 

"Jadi ini ide dari Menteri LHK Ibu Siti Nurbaya, bahwa kalau menanam itu kita tidak mesti harus punya lahan yang luas. Tapi Kalau misalnya kita memang punya keinginan untuk penghijauan banyak alternatif. Salah satunya dengan Tanaman Buah Dalam Pot," sebut Afni.

Mengapa Tanaman Buah yang dititipkan hari ini? Afni menyebutkan, selain manfaatnya untuk lingkungan, juga bisa untuk ekonomi masyarakat. Karena tanaman buah yang ditanam ini bibit produktif. Seperti Mangga, Lengkeng, Durian, Jambu Madu, Manggis dan pinang. 

"Nah ini memang ini kalau tumbuh nanti kita akan mencari lahan yang mungkin lebih luas lagi," ujar Afni sembari mengatakan, setiap bibit yang dititipkan ini ada sertifikat. Mudah-mudahan ini bisa memberi penghijauan. Bahkan nanti kalau berbuah bisa memberi manfaat bagi masyarakat.

Afni juga menyampaikan, kegiatan aksi gotong royong 'Lorong Hijau Tabulapot ini merupakan semangat nasional yang memang semangat menanam. Kalau per provinsi itu dari Kementerian LHK punya lokasi persemaian permanen untuk mensupport rehabilitasi.

"Memamg program nasional harus menanam. Semangatnya itu, minimal kita menanam seumur hidup itu 25 pohon. Dalam arti, tanamlah sebanyak-banyaknya. Tapi minimal kita punya semangat untuk memperbaiki lingkungan. Kita menyumbanglah untuk kontribusi lingkungan dengan menanam 25 bibit pohon. Lima saat kita masih Taman Kanak-Kanak, lima saat Sekolah Dasar, lima SMA dan lima saat mau menikah.

"Kita rawat dan dijaga baik-baik. Kalau penduduk Indonesia yang nanamnya juta-jutaan, kalau dikalikan 25 sudah banyak juga," ujar Afni seraya mengatakan, sebetulnya semangatnya sudah banyak yang memulai. 

"Tapi kita kepingin Pekanbaru menjadi percontohan. Karena inikan ibukota provinsi. Yang kita tahu Riau, misalnya persoalan lingkungannya cukup banyak. Nah kita mulai dari kota ke desa. Dan di desa kami juga melakukannya di kampung-kampung, bahkan di kawasan-kawasan kritis, hutan.lindung itu juga kita rehabilitasi. Jadi rehabilitasi ini bukan hanya di kawasan perkotaan, tapi juga dilakukan Kementerian LHK di lahan-lahan kritis," kata Dosen Fakultas Ilmu Administrasi (FIA) Universitas Lancang Kuning (Unilak) Pekanbaru ini.

Terkait kegiatan aksi gotong royong 'Lorong Hijau Tabulapot ini, Afni mengatakan, hari ini ada dua lokasi. Dan kedepannya, akan menunggu suara dari masyarakat untuk melakukan aksi yang sama. 

"Tapi yang jelas kami kepingin nanti kalau bisa di setiap kecamatan. Dan kita ingin spesifik, kira-kira tanaman apa yang diminta. Kami di LHK siap mensupport bibit yang produktif," ujar Afni sembari menyampaikan pesan dari Menteri LHK Siti Nurbaya untuk terus menanam. Tapi asal jangan menanam. Tanam, jaga dan rawat. 

"Kalau hanya ditanam, tapi tidak dijaga dan dirawat percuma. Mati tanamannya. Kan sayang, apalagi tanaman yang ditanam bibit unggul. Namun yang jelas Menteri LHK Ibu Siti Nurbaya minta kita terus berikhtiar memperbaiki dan menjaga lingkungan kita. Semua supaya bisa terlibat, bahkan dari hal yang terkecil kita menjaga lingkungan sekitar. Bukan hanya soal menanam, tapi juga ada penanganan sampah. Lalu ada juga kita bagaimana bisa menjaga lingkungan sekitar. Karena di perubahan iklim sendiri inginnya juga ada keterlibatan masyarakat yang membantu kita untuk bisa mengatasi perubahan iklim" ulas Afni.***


Berita Lainnya...

Tulis Komentar