Diduga Dianiaya Kakak Sepupu

Bocah Yatim Tewas Penuh Luka Lebam

Police Line

JATENG--(KIBLATRIAU.COM)-- Seorang bocah perempuan yatim piatu, D alias UF (7) asal Desa Ngabeyan, Kartasura, Sukoharjo, Jawa Tengah tewas mengenaskan, Selasa (12/4) petang. Sekujur tubuhnya penuh luka memar atau lebam, sehingga warga curiga dan melaporkannya ke Polsek Kartasura."Tadi sekitar pukul 17.00 lebih ada laporan dari masyarakat bahwa ada anak meninggal tidak wajar. Tim reskrim kami kemudian langsung merapat ke TKP. Benar ditemukan ada anak yang sudah tidak bernyawa lagi," ujar Kapolsek Kartasura AKP Mulyanta.Seusai menemukan korban, polisi kemudian memeriksa ke dalam rumah dan mengamankan J (18) yang diduga sebagai pelaku. Pemuda itu merupakan kakak sepupu korban.


"Pelaku yang kita amankan sementara satu orang. Ini masih dalam pengembangan," katanya."Dugaan awal karena terlalu jengkel. Karena anak tersebut sering mencuri uang, kemudian dianiaya dengan alat seblak (pemukul) kasur dan tali rafia untuk mengikat tangan," imbuhnya.Penganiayaan korban, lanjut Mulyanta, sudah dilakukan dalam beberapa bulan terakhir. Sebelum akhirnya meninggal dunia, korban dibanting ke lantai oleh pelaku, sehingga mengalami luka di bagian kepala dan sempat muntah-muntah.Selain seorang pelaku, petugas juga mengamankan sejumlah barang bukti, di antaranya tali rafia yang digunakan untuk mengikat tangan korban, seblak kasur, dan potongan bambu.


"Pasal yang kita gunakan 351 KUHP tentang penganiayaan yang menyebabkan kematian," tegasnya.Informasi yang dihimpun dari sejumlah sumber menyebutkan, kedua orang tua UF telah meninggal dunia beberapa tahun lalu. Setelah berstatus yatim piatu, korban dirawat adik kandung orang tuanya, yang juga memiliki 3 orang anak. Namun saat ini paman dan bibinya tak lagi tinggal bersama. UF pun hidup bersama ketiga saudara sepupunya.

"Hari-harinya biasa, tapi tahu-tahu ada kabar meninggal pas buka tadi. Sempat dibawa polisi ke RS PKU Muhammadiyah Kartasura. Ada luka lebam di sekujur tubuhnya," ujar Arkom, Kadus I Desa Ngabeyan.Arkom menjelaskan, berdasarkan keterangan kakak sepupu korban, UF meninggal dunia lantaran terjatuh dari atap rumahnya siang tadi dan sempat di bawa ke RS PKU Kartasura. Namun, warga tidak sepenuhnya percaya lantaran ditemukan luka lebam pada tubuh korban. Warga curiga kalau ada tindak kekerasan yang dialami oleh UF."Warga kemudian melaporkan kejadian tersebut kepada kepolisian. Tadi sudah ada olah TKP," pungkasnya. (Net/Hen)
 


Berita Lainnya...

Tulis Komentar